Take a fresh look at your lifestyle.

Tema UFO Jatuh di Madura Bikin Komedi dan Dramanya Film Foufo Ngena Banget

Jakartakita.com – Skak Studios dan Sinemart mempersembahkan film berbudaya Madura pertama di Indonesia, Foufo. Film komedi sci-fi karya sutradara Bayu Skak ini berhasil membuat penontonnya ngakak chaos dari komedi-komedi yang tersaji, sedangkan drama keluarganya juga bikin penonton relate, tentang anak yang ingin berbakti dan mewujudkan mimpi sang ibu naik haji.

Komedi-komedi khas Bayu Skak disajikan dengan maksimal yang akan mengundang gemuruh tawa, saat para karakter di filmnya saling berinteraksi. Meski 70 persen berbahasa Madura, film Foufo mampu dipahami oleh penonton umum, yang membuat film ini punya kekuatan nilai universal tentang kasih dan cinta seorang anak untuk ibunya.

Foto: POPLICIST Publicist – Arman Febryan

Situasi absurd yang terjadi, saat UFO yang jatuh di Madura dan Alien datang ke keluarga Madura untuk membantu mereka di tengah himpitan ekonomi, membuat Foufo terasa fresh! Drama antara Muslim dan Ibu Saiqona juga terasa sangat menyentuh.

Karakter yang diperankan Tretan Muslim, yang pertama kali jadi pemeran utama, serta debutan Siti Kam, yang baru berakting di layar lebar pada usia 63 tahun, mampu membangun koneksi yang tulus antara anak dan ibu.

Sementara itu, jajaran pemeran yang dihasilkan dari open casting yang melibatkan 2.500 peserta, dan hampir 90 persen pemain berasal dan berdarah Madura, menghasilkan cerita dan karakter yang autentik, sebagai film berbudaya Madura pertama di layar lebar Indonesia.

Foto: POPLICIST Publicist – Arman Febryan

“Setelah sukses dengan genre horor komedi, kali ini saya ingin menantang diri supaya tidak selalu berada di zona nyaman. Saya selalu ingin mengeksplorasi hal-hal baru di perfilman Indonesia,” ungkap sutradara Bayu Skak dalam press screening di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.

“Lewat Foufo, yang menjadi film berbudaya Madura pertama di Indonesia, kami ingin menghadirkan cerita yang unik, lucu, tapi sekaligus juga mengharukan, menggabungkan elemen komedi sci-fi namun tetap terasa dekat dengan penonton,” sambungnya.

“Kolaborasi Sinemart bersama Skak Studios di film Foufo adalah melanjutkan kolaborasi sukses kami sebelumnya,” tambah produser eksekutif David Suwarto.

Foto: POPLICIST Publicist – Arman Febryan

“Bayu Skak datang dengan ide yang out of the box dan saya yakin film ini akan sangat menghibur dengan komedi-komedi yang aneh, receh, tapi juga ceritanya yang membumi dan menyentuh tentang anak yang ingin membahagiakan ibunya,” lanjut David.

Bagi Tretan Muslim, memerankan karakter Muslim di film Foufo menjadi tantangan baru. Selama ini, Tretan selalu bermain di ranah komedi. Namun, di film ini ia dituntut untuk menampilkan karakter yang serius dan memiliki lapisan drama yang dalam.

“Di sini aku malah tidak boleh berkomedi, malahan aku harus nangis. Jadi ini sangat menantang bagiku, diberikan tanggung jawab dengan karakter yang sangat berbeda, dan pertama kalinya menjadi pemeran utama,” terang Tretan Muslim.
“Film Foufo ini juga menjadi kebanggaan saya, sebagai orang Madura, bisa menjadi bagian dari film berbudaya Madura pertama di Indonesia,” tambahnya.

Menurut Tretan, film ini tak hanya menonjolkan sisi karakter orang Madura yang terkenal dengan jual beli besi mereka. Namun dalam film ini, ia menyebut ada beragam sisi lain yang ditonjolkan dari Madura dan rasanya belum banyak diketahui oleh orang lain.

Film Foufo disutradarai oleh Bayu Skak, dengan produser Bayu Skak dan Ricky R. Setiawan, serta produser eksekutif David Suwarto.

Foto: POPLICIST Publicist – Arman Febryan

Film ini dibintangi oleh Tretan Muslim, Habib Ja’far, Ade ‘Bibier’ Kurniyawan, Benidictus Siregar, Bambang Ceper, Siti Kam, Fuad Sasmita, Sangat Mahendra, Anggun Dwi, Ina Pogang, Rifqy Abdillah, Kiano, Hari Otong, Rizki Bibir, DJ Rara dan Inayah Wahid.

Tak hanya melibatkan jajaran pemeran asli dari Madura, film Foufo juga menggandeng studio animasi lokal Surabaya, Hompimpa, untuk menggarap animasi karakter alien di film ini.

Ada sekitar 120 animator yang turut terlibat untuk mengerjakan karakter alien Foufo. Di tengah gempuran kecerdasan buatan (AI), Foufo membuktikan kekuatan animator lokal tetap menjadi yang utama.

Tak hanya menjadi kebanggaan lokal warga Madura dan Jawa Timur, Foufo juga membawa gebrakan bagi perfilman Indonesia yang akan membuka pintu bagi para kreator dan sineas untuk mengeksplorasi genre komedi sci-fi. Dengan komedinya yang rapat bikin ngakak chaos, serta dramanya yang sangat menyentuh, seluruh bioskop akan heboh mengikuti UFO yang jatuh di Madura!

Tonton film Foufo di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026. Ikuti informasi terbaru mengenai perkembangan film Foufo melalui akun Instagram resmi @filmfoufo, @skakstudios, dan @sinemart_ph. (Henry)

Foto: POPLICIST Publicist-Arman Febryan


Tinggalkan komen