Banyak Sekolah di Jakarta Utara Tidak Dapat Menggelar Ujian Nasional

foto : istimewa

Jakartakita.com – Ujian nasional (UN) sebentar lagi bakal berlangsung serempak di seluruh Indonesia, mulai Senin (13/4/2015) hingga Rabu (15/4/2015) mendatang.

Namun ironisnya, beberapa sekolah di wilayah Jakarta Utara tidak dapat menggelar UN. Pasalnya, di beberapa sekolah tersebut memiliki jumlah murid yang minim.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara, Mustafa Kemal di Jakarta, Senin (6/4/2015) mengungkapkan, sekolah-sekolah seperti di wilayah 1 Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara, karena tidak mencukupi ketentuan, sebanyak 129 siswa dari 7 sekolah terpaksa harus menumpang ke sekolah lain agar dapat mengikuti UN.

Tujuh sekolah tersebut terdiri dari empat sekolah menengah atas (SMA) dan tiga sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta.

“Memang ada batasan minimal jumlah siswa untuk menggelar UN. Selain itu, ada juga sekolah yang belum mengurus izin prinsip,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kemal menuturkan, SMA yang tidak menggelar dan menumpang UN yakni, SMA Mutiara 1 menumpangkan 19 siswa jurusan IPS di SMA 110 Jakarta, SMA Westin, menumpangkan 2 siswa IPA dan 2 siswa IPS di SMA Dharma Satria, SMA Pelangi Kasih menitipkan 17 siswa IPA dan 12 siswa IPS ke SMA St Nicholas, serta SMA Tridharma Budhi Daya menumpangkan 9 siswa IPS ke SMA Budi Agung.

Untuk kategori SMK, 14 siswa SMK Global menumpang ke SMK Aljihad Papanggo, 42 siswa SMK Wiyata Mandala Bhakti ke SMK Gunung Jati. Sedangkan SMK Nazareth, karena belum mengurus izin terpaksa menumpangkan 12 siswanya ke SMK Remaja Pluit.

“Di wilayah 1 Jakarta Utara totalnya ada 3.467 siswa di 45 SMA dan 3.391 siswa di 38 SMK yang akan mengikuti UN. Itu termasuk SMA 69 dan SMK 61 yang ada di Kepulauan Seribu,” ungkapnya.

 

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utarapendidikansekolah di jakarta utaraujian nasional
Comments (0)
Add Comment