Penerjun Payung Asal Indonesia Siap Taklukkan Antartika

Jakartakita.com – Atlet terjun payung asal Indonesia, Naila Novaranti bertekad menaklukan benua Antartika, yang landasannya adalah es terdingin di dunia, pada Desember 2019 mendatang.

Antartika adalah benua ketujuh yang bakal ditaklukan Naila, yang pada tahun 2018 lalu, beraksi di atas ketinggian Gunung Everest di Nepal.

“Ini menjadi obsesi saya untuk menaklukan Benua Antartika bersama tim dan merupakan benua yang ketujuh yang akan saya taklukan melalui olah raga terjun payung ini. Dan saya ingin jadi penerjun pertama kali yang mengibarkan bendera Indonesia di tujuh benua,” ucap Naila saat di temui Jakartakita.com di Studio 12 Trans TV, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/19).

Lebih lanjut dituturkan, faktor cuaca ekstrim yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri untuk menaklukan Antartika.

“Harusnya saya lakukan bersama suami di bulan Januari kemarin, dimana saya sudah terbang ke sana. Tapi faktor cuaca yang lagi ngga bagus, juga lapisan es yang mengerikan, menyebabkan aksi penaklukan dibatalkan. Tapi saya berharap, cuaca di sana sebeku mungkin, supaya pas jatuh ada landasan bukan ke air yang dingin,” ungkapnya.

Terkait persiapan, ibu dari 3 anak ini mengaku, terus melakukan latihan rutin bersama pelatih yang biasa melatihnya.

“Untuk kesana memang saya akan lebih intens latihannya, karena medannya kan beda. Apalagi itu landasan es yang dingin. Untuk waktu persiapan sendiri, akan dimulai bulan Oktober mendatang sampai akhirnya berangkat bulan Desember 2019,” jelasnya lagi.

Asal tahu saja, perempuan yang pernah bekerja di perusahaan minyak ini, mulai menekuni bidang terjun payung sejak 8 tahun lalu, saat dirinya bekerja di salah satu perusahaan terjun payung di Amerika.

Saat ini, ia merupakan instruktur profesional terjun payung yang melatih para penerjun payung, baik dari kalangan militer maupun sipil. (Edi Triyono)

AntartikaNaila Novarantiterjun payung
Comments (0)
Add Comment