GPJ Salurkan Paket Sembako Tahap 5

foto : istimewa

Jakartakita.com – Gerakan Peduli Jurnalis (GPJ) mengumumkan telah menyalurkan paket sembako Tahap 5 kepada sebanyak 100 jurnalis.

Seperti biasa, pembagian sembako dilakukan di sekretariat GPJ di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menghindari kerumunan.

Melalui kesempatan ini, Andi Arif, mewakili pengurus GPJ menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pihak yang telah memberikan donasinya.

“Selama hampir dua bulan GPJ telah menghimpun donasi dari banyak pihak seperti artis, pengusaha, pejabat, ormas, perusahaan dan sosialita,” ujarnya, dalam siaran pers, Rabu (03/6).

Disebutkan, dari kalangan pejabat dan selebritas tercatat, Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ferry Mursyidan Baldan, Rahayu Kertawiguna, Rani Anggraini Safitri, Balkis Salfithri, Hana Hasanah, Giwo Rubianto, Justin Lim dan Eric Martoyo.

Tidak ketinggalan, ada nama Indah SDA, Ingrid Kansil, Linda Gumelar, Leny Rafael, Bens Leo, Lulung Mumtazah,Ratna Dilla, Migi Rihasalay, Lola Amaria, Camel Petir, Fariz RM, Rani Ramadhina, Febby Febiola, Arzeti Bilbina, Clara Kaizer, Wali Care, Novi Rizki, Irma Darmawangsa, Rini Padmiretatta, Geisz Chalifah, Rizky Mamay, Nana Harahap, Nina Nugroho, Ratna Djoko Suyanto, Rini Padmirehatta serta Indah Darry.

Sementara itu, dari perusahaan, ormas dan komunitas, terdiri dari; Paris De La Mode, RBM Goat Milk, Sasa Inti, Okky Flurry, Wings Group, Mayora Indah Tbk,  Kawisata, Suntory Garuda Beverage, szAgrakom Para Relatika, M150, Stun Inc, GlosSkin, SmartPin, Komunitas Sahabat Kartini, Yayasan Rumah Baahira, PPLIPI, Kowani, KOPHI dan SWA.

Menurut Andi Arif, banyak pangalaman yang didapat GPJ selama menghimpun dan menyalurkan donasi.  Semua itu menjadi ‘pelajaran’ untuk evaluasi dan mencoba terus melakukan sesuatu yang lebih baik lagi.
Juga diungkapkan, setelah rampung menyalurkan donasi selama Ramadan 1441 H, GPJ melakukan ‘penyegaran’ kepengurusan dan berganti nama menjadi “Komunitas Peduli Jurnalis (KPJ)”,” ujar Andi Arif yang kini menjadi salah satu anggota Dewan Penasehat KPJ.

Dalam kesempatan ini, Mambang Yazid selaku Ketua KPJ mengungkapkan, bahwa dirinya merasa mendapat amanah yang sangat berat karena perhatian KPJ akan lebih luas dari hanya sekedar menyalurkan donasi kepada rekan sesama jurnalis.

“Tapi saya yakin dengan kerja tim yang solid dan dukungan doa dari semua rekan jurnalis, kita bisa berbuat lebih baik lagi,” ujar Yazid usai membagikan paket sembako di Sekretariat KPJ.

“Kami berharap, masih banyak donatur yang akan peduli dengan misi mulia ini, sehingga KPJ dapat terus berkiprah membantu rekan jurnalis dan masyarakat. Kami hanya kepanjangan tangan dari para donatur untuk membantu sesama di masa sulit Pandemi Covid-19 ini. KPJ juga masih membuka donasi bagi para donatur yang ingin andil dalam gerakan sosial ini,” tambah Yazid.

Di kesempatan yang sama, Edo, salah satu Dewan Penasehat KPJ mengungkapkan, bahwa GPJ lahir dari sekelompok individu yang kebetulan para jurnalis yang prihatin atas efek pandemi corona virus bagi masyarakat yang terdampak.

“Maka, kita merasa perlu melakukan gerakan sosial atau social movement lewat aktivitas sosial saling berbagi, khususnya kepada rekan jurnalis,” kata Kang Edo sapaan akrabnya.

“Dan kini, kami melakukan penyegaran kepengurusan termasuk mengganti nama serta misi gerakan sosial kedepannya. Dari yang semula Gerakan Peduli Jurnalis, menjadi Komunitas Jurnalis Peduli. Perubahan ini, tentunya di ikhtiarkan agar gerakan atau kegiatannya lebih luas lagi. Tidak hanya pada rekan jurnalis, tapi juga masyarakat,” tandas Edo. (Edi Triyono)

Covid-19donasiGerakan Peduli JurnalisKomunitas Jurnalis Peduli
Comments (0)
Add Comment