Women’s International Club Jakarta Kembali Gelar Bazar Amal, Bakal Dibuka Selvi Gibran Rakabuming dan Istri Gubernur Kalimantan Selatan

Jakartakita.comWomen’s International Club (WIC) Jakarta kembali menggelar Bazar Tahunan. Bazar Amal Tahunan WIC tahun 2025 ini akan berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Hall B. Bazar Amal Tahunan ke-56 WIC akan berlangsung pada 19 dan 20 November 2025, mulai pukul 09.00 pagi sampai 20.00 malam. Bazar tahun ini akan dibuka oleh Ibu Wakil Presiden, Ibu Selvi Gibran Rakabuming dan istri Gubernur Kalimantan Selatan, Ibu Hj. Fathul Jannah Muhidin juga hadir untuk memeriahkan acara tersebut.

Sponsor utama Bazar tahun ini adalah Pemda Kalimantan Selatan yang dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan Bapak H. Muhidin beserta istri. Stall Kalimantan Selatan menampilkan kainkain tenun Kalimantan Selatan, makanan khas daerah dan suvenir kerajinan khas Kalimantan Selatan, sekaligus mempromosikan pariwisatanya.

Bazar Amal WIC 2024. foto: Jakartakita.com/Henry

Tari pembukaan Bazar Amal WIC, Tari Baksa Kemang, adalah sebuah garapan tari Kalimantan Selatan yang mempresentasikan akan rasa cinta budaya yang penuh dengan keindahan alamnya, kelembutan masyarakatnya dan dinamis langkah kehidupannya. Hal itu dipresentasikan melalui gerak tari gadis gadis Kalimantan Selatan yang dipersembahkan sebagai ungkapan selamat datang di Kalimantan Selatan.

Bazar tahunan ini menampilkan sekitar 41 stall dari berbagai kedutaan besar negara-negara sahabat di Indonesia mulai dari Kedutaan Republik Armenia sampai kedutaan Republik Venezuela, 225 bisnis stall, 29 stall makanan dan minuman, serta 3 stall amal, stall WIC Merchandise, dan stall White Elephant, dengan harga tiket masuk seharga Rp25.000 per orang.

Dalam siaran pers WIC, Rabu, 12 November 2025, Ketua WIC Nazneen Khubchandani mengatakan sangat berterima kasih atas dukungan dari kedutaan-kedutaan besar di Jakarta yang sudah membantu acara Bazar tahunan berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan.

“Tujuan kami mengikuti Bazar tahunan WIC untuk memperkenalkan kebudayaan dan tradisi negara masing-masing yang mana akan membuat kita semakin kaya akan pengetahuan dan apresiasi terhadap negara lain. Dalam rangkaian acara ini, WIC memberikan peluang kepada wanita dari berbagai negara untuk berjumpa, membangun persahabatan, berbagi gagasan, serta memperluas pemahaman mereka mengenai budaya yang beragam,” terang Nazneen.

Foto: Instagram @wicjakarta

Dengan tekad untuk mengupayakan perbaikan sosial dan menggalang dukungan bagi pendidikan, acara penggalangan dana utama WIC adalah Bazar Amal Tahunan, di mana hasil penjualan Bazar akan digunakan untuk mendukung misi sosial mereka. “Program-program kesejahteraan sosial kami memberikan dukungan bulanan kepada beberapa Rumah Lansia dan panti asuhan. Selain itu, Program Beasiswa kami menawarkan beasiswa tahunan kepada Mahasiswa Universitas Negeri,” ujar Nazneen.

Stall White Elephant bertujuan untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan melalui penjualan barang-barang layak pakai dan ada juga barang baru yang disumbangkan oleh anggota WIC.

“Semoga acara berjalan dengan lancar, dan sesuai dengan harapan dari tujuan kita membuat Bazar Amal Tahunan ini, yaitu banyaknya pengunjung Bazar serta antusias mereka membeli barang barang dari stall kedutaan-kedutaan dan bisnis stall. Semoga kedepannya, WIC akan terus berkomitmen untuk membuat Bazar Amal Tahunan guna membantu ke masyarakat yang membutuhkan,” kata Nazneen dan Wakil Ketua WIC Mary Anne.

WIC Jakarta didirikan lebih dari 70 tahun yang lalu untuk memberikan kesempatan kepada wanita Indonesia setempat dan ekspatriat untuk berkolaborasi secara sukarela dalam upaya penggalangan dana, terutama melalui Bazaar Amal Tahunan, guna mendukung misi WIC. Misi ini mencakup program-program pendidikan dan kesejahteraan sosial untuk komunitas yang kurang beruntung di wilayah DKI Jakarta.

Dengan komitmen kuatnya terhadap peningkatan sosial dan pendidikan, WIC berusaha memberikan wanita dari berbagai negara kesempatan untuk bertemu, membina persahabatan, belajar hal-hal baru, berbagi ide, serta meningkatkan pemahaman mereka tentang berbagai budaya. (Henry)

Comments (0)
Add Comment