Serial Tante Sonya Dibintangi Maxime Bouttier dan Raihaanun Tampilkan Kisah Cinta yang Tidak Biasa

Jakartakita.com – Film layar lebar Catatan Harian Tante Sonya di tahun 90-an diadaptasi menjadi serial terbaru oleh Rapi Films. Serial ini merupakan kerja sama Rapi Films dengan WeTv Indonesia dan dibintangi oleh Maxime Bouttier dan Raihaanun.

Serial ini mengangkat romansa perempuan yang sudah berumur matang jatuh cinta dengan pria yang lebih muda alias brondong. Menurut Producer & Head Country WeTv Indonesia, Febriamy Hutapea, serial Tante Sonya ini sangat menarik perhatiannya karena mengangkat kisah cinta yang tidak biasa. Apalagi serial ini menonjolkan kisah cinta dari kerapuhan seorang perempuan yang merasa tidak percaya diri.

Foto: Jakartakita.com/Henry

“Mayoritas audiens WeTV perempuan, tapi ini cerita perempuan paruh baya. Kami melihat bahwa perempuan yang sudah berusia dan matang biasanya insecure, mereka merasa tidak layak untuk dicintai, merasa ragu karena mungkin karena usia dan faktor trauma atau luka di masa lalu,” kata Febri dalam acara tumpengan sekaligus doa bersama yang melibatkan puluhan anak yatim di kantor Rapi Films, Jakarta Pusat, Rabu, 8 April 2026.

“Di serial ini nanti penonton bisa melihat kalau perempuan boleh dicintai lagi. Perempuan paruh baya atau yang sudah dianggap lewat waktunya, tetap layak untuk dicintai dan merasa bahagia lagi dan diperjuangkan pria yang lebih muda,” sambungnya.

Foto: Jakartakita.com/Henry

Sementara itu, Sunil Samtani mengatakan serial Tante Sonya ini merupakan IP (intellectual property) dari proyek Rapi Films yaitu Catatan Harian Tante Sonya yang dibintangi Ayu Azhari. Namun Sunil menegaskan serial yang sedang digarap ini bukan merupakan remake dari karya tersebut.

“Kita bukan remake Tante Sonya dari IP lama, tapi lebih ke reboot. Jadi benang merahnya saja yang kita ambil, kalau secara struktur cerita kita benar-benar bikin lebih up-to-date, lebih modern, lebih konflik-konflik yang lagi tren sekarang,” jelas Sunil.

Maxime Bouttier yang memerankan karakter Ben mengatakan cerita yang disajikan sangat dekat dengan kehidupan pribadinya yang kebetulan punya pasangan lebih tua. Ia juga mempertimbangkan lawan mainnya, Raihaanun, untuk menerima tawaran tersebut.

“Pas dapet judul ini, ternyata ada Hanun yang main, aku langsung kayak ngerasa seneng banget sih. Siapa yang nggak mau main satu judul bersama dia gitu, mainnya selalu total dan sudah dapat banyak penghargaan,” ucap Maxime.

Foto: Jakartakita.com/Henry

Cerita series Tante Sonya berfokus pada Sonya (Raihaanun), seorang wanita karier sukses dengan usia sekitar 42 tahun. Dia kemudian dipertemukan kembali oleh takdir dengan Ben (Maxime Bouttier), seorang pemuda berusia 28 tahun yang pernah hadir di masa lalunya.

Cerita Tante Sonya disebut ada kemiripan dengan kisah hidup pribadi Maxime di dunia nyata, yaitu dia sudah menikah dengan aktris Luna Maya yang selisih 10 tahun dengannya.

“Mungkin kenapa aku bisa masuk ke project ini karena pengalaman seperti itu sudah cukup kali ya,” kata Maxime sambil tersenyum.

Sementara itu Raihaanun mengatakan tidak meminta izin kepada Luna Maya untuk menerima tawaran ini. Raihaanun percaya kepada Maxime yang bisa diajak berdiskusi untuk adegan-adegan penting dan intens yang dibutuhkan.

“Keterbukaan Maxime itu bikin saya juga mudah untuk membangun chemistry itu sendiri. Karena Maxime pun sangat terbuka sekali dengan adegan-adegan yang memang harus didiskusikan gitu,” ungkap Raihaanun.

Selain itu, hubungan pertemanan yang sudah terjalin sejak lama juga memudahkan keduanya untuk bekerjasama satu sama lain. Raihaanun dan Maxime juga sering menghabiskan waktu bersama Luna Maya.

Selain Raihaanun dan Maxime Bouttier, serial drama romansa sepanjang 10 episode ini juga dibintangi oleh Hamish Daud, Dinda Kirana, Rico Tampatty. Serial yang akan tayang di platform streaming WeTv ini disutradarai oleh Surya Ardy Octaviand. (Henry)

Comments (0)
Add Comment