Jakartakita.com – Karcher Indonesia memperkenalkan metode PDIR (Preventive, Daily, Interim, Restorative) sebagai solusi pembersihan profesional bagi industri hospitality pada ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026. Metode ini dirancang untuk membantu hotel dan bisnis jasa layanan menjaga kebersihan secara lebih efektif sekaligus menghemat biaya operasional.
Dalam industri hospitality, kebersihan menjadi faktor penting yang memengaruhi kenyamanan tamu, loyalitas pelanggan, hingga reputasi bisnis. Karena itu, proses pembersihan tidak hanya membutuhkan peralatan yang tepat, tetapi juga strategi dan jadwal kerja yang terstruktur.
Metode PDIR terdiri atas empat tahapan. Preventive berfokus pada pembersihan area luar seperti parkir, pintu masuk, teras, dan koridor untuk mencegah kotoran masuk ke dalam gedung. Langkah ini dinilai mampu mengurangi kotoran yang terbawa ke dalam bangunan hingga dua pertiga.
Tahap berikutnya adalah Daily, yakni pembersihan rutin untuk menjaga standar kebersihan setiap hari sekaligus mencegah kerusakan permukaan akibat kotoran yang menempel terlalu lama.
Selanjutnya, Interim merupakan pembersihan berkala yang bertujuan mengurangi kebutuhan pembersihan menyeluruh sehingga waktu dan tenaga operasional menjadi lebih efisien.
Sementara itu, Restorative dilakukan secara menyeluruh untuk mengembalikan kondisi lantai maupun permukaan lainnya agar mendekati kondisi semula. Tahap ini memang membutuhkan waktu dan biaya lebih besar, namun frekuensinya dapat ditekan jika tiga tahap sebelumnya diterapkan secara konsisten.
Head of Sales Professional PT Karcher Indonesia, Heru Kurniawan, mengatakan penerapan sistem pembersihan yang terstruktur dapat membantu pelaku usaha hospitality meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga kualitas aset bangunan.
“Tim Karcher Indonesia dapat menjadi mitra bagi pemilik hotel maupun operator housekeeping untuk menentukan atau mengevaluasi alat dan metode pembersihan yang paling efektif,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).
Menurut Karcher, penerapan metode PDIR secara rutin dapat menghemat penggunaan waktu, material, dan sumber daya manusia, sekaligus memperpanjang usia pakai fasilitas dan menjaga kualitas bangunan. (Edi Triyono)