Ketahanan Pangan Nasional Archives - Jakartakita.com https://jakartakita.com/amp/tag/ketahanan-pangan-nasional/ Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta Tue, 24 Nov 2020 15:38:37 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://jakartakita.com/wp-content/uploads/2022/08/cropped-jakartakita.com_-e1660709518242-32x32.gif Ketahanan Pangan Nasional Archives - Jakartakita.com https://jakartakita.com/amp/tag/ketahanan-pangan-nasional/ 32 32 Guna Menjawab Tantangan Zaman, PPL Diminta Kuasai Teknologi https://jakartakita.com/2020/11/24/guna-menjawab-tantangan-zaman-ppl-diminta-kuasai-teknologi/ https://jakartakita.com/2020/11/24/guna-menjawab-tantangan-zaman-ppl-diminta-kuasai-teknologi/#respond Tue, 24 Nov 2020 15:38:18 +0000 https://jakartakita.com/?p=139397

Jakartakita.com – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mendorong para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk memiliki kemampuan membaca tantangan agroklimat dalam upaya mempercepat terwujudnya ketahanan pangan nasional. Hal ini disampaikan Mentan saat memberikan arahan langsung pada kegiatan Lokakarya Perhiptani, Selasa, 24 November 2020. “Saya ingin kedepannya kemampuan PPL diatas rata-rata. Ini penting agar kita semua […]

The post Guna Menjawab Tantangan Zaman, PPL Diminta Kuasai Teknologi appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : ilustrasi (ist)

Jakartakita.com – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mendorong para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk memiliki kemampuan membaca tantangan agroklimat dalam upaya mempercepat terwujudnya ketahanan pangan nasional.

Hal ini disampaikan Mentan saat memberikan arahan langsung pada kegiatan Lokakarya Perhiptani, Selasa, 24 November 2020.

“Saya ingin kedepannya kemampuan PPL diatas rata-rata. Ini penting agar kita semua bisa menjangkau tantangan baru termasuk tantangan agroklimat yang ada. Karena itu kuasai teknologi,” kata Syahrul, seperti dilansir dalam siaran pers, Selasa (24/11).

Menurut Mentan, Perhiptani bisa menjadi lokomotif pasukan khususnya pertanian Indonesia dalam mewujudkan pembangunan pertanian berkelanjutan yang berkonsep maju, mandiri dan modern.

Karena itu, kata Mentan, pihaknya telah menyiapkan kelembagaan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang terhubung langsung dengan pusat data Agriculture War Room (AWR).

“Kostratani menjadi sangat penting karena disitu kita bisa memutus hubungan yang bisa merusak jalur pertanian dan juga bisa memutus rantai pasok yang merugikan para petani,” katanya.

Lebih lanjut Mentan menegaskan, sejauh ini sektor pertanian merupakan sektor penting yang mampu menopang perbaikan ekonomi nasional akibat krisis pandemi Covid berkepanjangan.

Mengenai hal ini, Mentan menyampaikan bahwa pertumbuhan pertanian di kuartal III mencapai 2,15 persen. Bahkan pada kuartal I dan II, sektor pertanian cenderung menunjukan hasil positif.

Adapun nilai ekspor pertanian Indonesia pada periode Januari-September mencapai Rp 304.57 triliun atau naik 10,12 persen. Nilai ekspor tersebut merupakan yang tertinggi dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir.

“Capaian ini masih bisa terus terjadi. Untuk itu saya sedang berusaha agar di tahun 2021 semua pertanian sudah menggunakan cara yang modern dalam mendobrak produktivitas,” tandasnya. (Edi Triyono

The post Guna Menjawab Tantangan Zaman, PPL Diminta Kuasai Teknologi appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2020/11/24/guna-menjawab-tantangan-zaman-ppl-diminta-kuasai-teknologi/feed/ 0
Stok Beras Melimpah, Mentan Apresiasi Kerja Keras Para Petani https://jakartakita.com/2020/10/29/stok-beras-melimpah-mentan-apresiasi-kerja-keras-para-petani/ https://jakartakita.com/2020/10/29/stok-beras-melimpah-mentan-apresiasi-kerja-keras-para-petani/#respond Thu, 29 Oct 2020 08:59:23 +0000 https://jakartakita.com/?p=138875

Jakartakita.com – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menyampaikan terima kasih atas kerja keras para petani dalam memenuhi cadangan pangan nasional selama musim tanam (MT) 2020. Menurut Mentan, kontribusi petani sangat nyata, karena Indonesia mengalami overstock beras hingga mencapai 7 juta ton. Berdasarkan data KSA BPS, stok awal beras nasional hingga akhir Desember 2020 mencapai […]

The post Stok Beras Melimpah, Mentan Apresiasi Kerja Keras Para Petani appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : istimewa

Jakartakita.com – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menyampaikan terima kasih atas kerja keras para petani dalam memenuhi cadangan pangan nasional selama musim tanam (MT) 2020.

Menurut Mentan, kontribusi petani sangat nyata, karena Indonesia mengalami overstock beras hingga mencapai 7 juta ton.

Berdasarkan data KSA BPS, stok awal beras nasional hingga akhir Desember 2020 mencapai 5,9 juta ton.

Apabila produksi beras sebesar 31,63 juta ton dan kebutuhan konsumsi mencapai 30 juta ton, maka hingga akhir tahun mendatang, Indonesia memiliki stok akhir kurang lebih sebanyak 7 juta ton.

“Semua ini pastinya karena kerja keras kita semua, karena jerih payah petani yang selalu menanam serta para aparat yang selalu setia mengawal dan mendampingi. Saya ingin sinergi semacam ini terus berjalan,” ujar Mentan, dalam siaran pers, Kamis (29/10).

Dijelaskan, produksi beras merupakan indikator kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) yang menjadi tolok ukur atas keberhasilan berbagai program yang ada.

Produksi beras juga sekaligus indikator utama dimana kesejahteraan petani perlahan tapi pasti terus mengalami peningkatan.

Seperti diketahui, Nilai Tukar Petani (NTP) pada periode September 2020 mencapai 101,66 atau meningkat 0,99 persen dibanding bulan Agustus 2020 yang hanya 100,65.

Berdasarkan data BPS, peran sektor pertanian terhadap total PDB bahkan mencapai 14 persen yang berdampak pada penyediaan lapangan kerja bagi hampir separuh total penduduk Indonesia.

“Peningkatan pertumbuhan PDB sektor pertanian pada kuartal II 2020 ini mencapai 16,24 persen dibandingkan kuartal sebelumnya,” jelas Mentan.

Untuk melanjutkan hasil positif ini, Kementan mengajak semua pihak untuk bahu membahu membangun pertanian Indonesia yang lebih baik.

Peningkatan produksi harus terus lakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta mengurangi impor dan meningkatkan volume ekspor.

“Kami juga terus berupaya memberikan bantuan sarana produksi, alat pra panen dan pasca panen, serta mendorong para petani untuk menggunakan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) dan pengembangan pertanian berbasis korporasi dan klaster. Kami berharap, Provinsi dan Kabupaten menggerakkan Kostratani di Kecamatan sebagai ujung tombak kita dalam membangun pertanian Indonesia,” tandasnya. (Edi Triyono)

The post Stok Beras Melimpah, Mentan Apresiasi Kerja Keras Para Petani appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2020/10/29/stok-beras-melimpah-mentan-apresiasi-kerja-keras-para-petani/feed/ 0
Regenerasi Petani Muda Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional https://jakartakita.com/2020/10/29/regenerasi-petani-muda-jadi-kunci-ketahanan-pangan-nasional/ https://jakartakita.com/2020/10/29/regenerasi-petani-muda-jadi-kunci-ketahanan-pangan-nasional/#respond Thu, 29 Oct 2020 03:11:56 +0000 https://jakartakita.com/?p=138859

Jakartakita.com – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menyebutkan, bahwa di tahun ini ada sekitar 33,4 juta petani yang bergerak di semua komoditas sektor pertanian. Meski demikian, angka tersebut jumlahnya jauh lebih kecil jika dibandingkan jumlah petani pada tahun sebelumnya yang mencapai 34,58 juta. Padahal, kata Mentan, selama pandemi Covid-19, sektor pertanian selalu menjadi andalan […]

The post Regenerasi Petani Muda Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : ilustrasi (ist)

Jakartakita.com – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menyebutkan, bahwa di tahun ini ada sekitar 33,4 juta petani yang bergerak di semua komoditas sektor pertanian.

Meski demikian, angka tersebut jumlahnya jauh lebih kecil jika dibandingkan jumlah petani pada tahun sebelumnya yang mencapai 34,58 juta.

Padahal, kata Mentan, selama pandemi Covid-19, sektor pertanian selalu menjadi andalan dan tulang punggung ekonomi bangsa.

Oleh karena itu, regenerasi petani untuk menghadirkan petani baru yang berusia muda penting dilakukan sebagai bentuk antisipasi.

“Pertanian sangat terbuka untuk semua usia. Semakin muda semakin kuat, semakin enerjik, semakin kritis, makin apik kerjanya. Pertanian dengan semangat baru harus diluncurkan. Seperti membangun prilaku baru dan behaviour anak muda untuk mendapatkan pendapatan yang jauh lebih baik dari bidang pertanian,” kata Mentan seperti dilansir dalam siaran pers, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10).

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menilai, peranan pemuda sangatlah penting, terutama dalam pembangunan pertanian ke depan.

Menurut Dedi, pemuda adalah generasi masa kini yang wajib meneruskan perjuangan para petani Indonesia.

“Kami harapkan, peran petani milenial ini bukan hanya menjadi duta, tetapi juga menginspirasi generasi lainnya untuk terjun ke sektor pertanian. Kita harus mengajak anak muda terjun ke pertanian dengan semangat inovasi yang mereka miliki. Negara besar seperti Amerika dan China saja bisa maju pertaniannya karena SDM-nya bangkit,” terangnya.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri menambahkan, regenerasi petani merupakan kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Oleh karena itu, Kuntoro beharap, para pemuda mampu menjadi inspirasi bagi seluruh anak muda di Indonesia.

“Kita semua bisa menjadi pahlawan pangan. Dan saya kira dengan menjadi petani milenial kita bisa membantu ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Menurut Kuntoro, perubahan besar selalu diinisiasi oleh semangat anak muda. Karena itu, anak muda memiliki pola yang energi serta ide-ide baru untuk memecahkan permasalahan termasuk dalam dunia pertanian.

“Tonggak perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari apa yang sudah dilakukan para pemuda yang kita kenal dengan Sumpah Pemuda. Dari titik itulah kemudian perubahan-perubahan dimulai,” katanya.

Di sisi lain, kata Kuntoro, Kementan memiliki tanggung jawab besar dan perhatian khusus terhadap perkembangan generasi muda Indonesia. Salah satunya dengan menghadirkan teknologi dan mekanisasi pertanian yang selanjutnya dioprasikan oleh anak muda.

“Bagaimanapun, masa depan bangsa termasuk wajah pertanian Indonesia ke depan ada di tangan pemuda kita. Oleh karena itu, Kementan terus berupaya melahirkan petani muda yang cakap dalam budidaya dan mumpuni dalam penguasaan teknologi,” tutupnya. (Edi Triyono)

The post Regenerasi Petani Muda Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2020/10/29/regenerasi-petani-muda-jadi-kunci-ketahanan-pangan-nasional/feed/ 0
Pengusaha Kecil & Menengah Antusias Ikut Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal https://jakartakita.com/2020/08/21/pengusaha-kecil-menengah-antusias-ikut-gerakan-diversifikasi-pangan-lokal/ https://jakartakita.com/2020/08/21/pengusaha-kecil-menengah-antusias-ikut-gerakan-diversifikasi-pangan-lokal/#respond Fri, 21 Aug 2020 14:34:30 +0000 https://jakartakita.com/?p=137672

Jakartakita.com – Para pengusaha kecil dan menengah menyambut antusias kegiatan Gerakan Diversifikasi dan Ekspose UMKM Pangan Lokal yang digelar di halaman Gedung PIA Kementerian Pertanian. Kegiatan yang juga dihadiri Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo ini meliputi bazar pangan lokal dan sosialisasi gerakan diversifikasi. Dalam keterangannya seperti dilansir dalam siaran pers, Jumat (21/8), Mentan Syahrul […]

The post Pengusaha Kecil & Menengah Antusias Ikut Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : istimewa

Jakartakita.com – Para pengusaha kecil dan menengah menyambut antusias kegiatan Gerakan Diversifikasi dan Ekspose UMKM Pangan Lokal yang digelar di halaman Gedung PIA Kementerian Pertanian.

Kegiatan yang juga dihadiri Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo ini meliputi bazar pangan lokal dan sosialisasi gerakan diversifikasi.

Dalam keterangannya seperti dilansir dalam siaran pers, Jumat (21/8), Mentan Syahrul mengatakan, bahwa gerakan ini adalah upaya pemerintah untuk mendorong ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman.

Gerakan ini diharapkan mampu mewakili harapan dan kebutuhan seluruh rakyat Indonesia agar ketahanan pangan tetap kokoh, yang memperkuat hadirnya negara yang sejahtera.

“Hari ini kita mengkampanyekan gerakan diversifikasi pangan lokal sebagai kekayaan dan budaya bangsa. Artinya, bukan hanya beras yang kita miliki. Tapi ada berbagai macam pangan lain seperti ubi-ubian, jagung, sorgum, sagu, kentang, labu dan lainnya,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Founder sekaligus Distributor Three-P Retail, Mirza mengakui, bahwa gerakan ini sangat membantu para pengusaha kecil dan menengah yang ingin menjadikan pangan lokal sebagai sumber kehidupan dan sumber keuntungan.

Lebih dari itu, gerakan tersebut juga sangat membantu para petani yang selama ini melakukan cocok tanam pangan lokal, seperti; Ubi, Singkong dan Sagu.

“Kita ingin pangan lokal Indonesia menjadi sumber bagi semua orang. Karena itu, perusahaan saya fokus pada penjualan dan pembelian pangan lokal, seperti singkong dan ubi,” ujar Mirza.

Lebih lanjut Mirza menjelaskan, sejauh ini pangsa pasar Three-P Retail meliputi pasar besar dan lokal. Meski demikian, tak menutup kemungkinan produk jualnya menembus pasar internasional.

Adapun olahan yang dijual Three-P Retail, antara lain; aneka kripik singkong dan Ubi. Kemudian ada olahan Combro dan Ubi kremes.

“Semuanya di produksi oleh petani lokal di daerah Cijeruk, Bogor. Bahkan kami sudah memberdayakan petani lokal dengan pangsa pasar yang jelas. Untuk itu, kami mendukung program diversifikasi karena sangat bermanfaat bagi masyarakat banyak. Insya Allah kami juga akan mengambil program KUR (Kredit Usaha Rakyat),” katanya.

Pengusaha lainya, Agus Sudomo mengatakan, program diversifikasi harus didorong oleh semua pihak untuk menjadi gerakan besar dalam mengoptimalkan kekayaan alam nusantara.

Ia optimis gerakan ini bisa menjadi gerakan ketahanan pangan nasional yang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya sangat yakin gerakan diversifikasi mampu mendorong gerakan pangan nasional, karena hanya dengan cara ini pangan kita terus lestari. Makanya, saya mengajak semua pihak dukung dan dorong gerakan ini menjadi gerakan bersama,” tambahnya. (Edi Triyono

The post Pengusaha Kecil & Menengah Antusias Ikut Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2020/08/21/pengusaha-kecil-menengah-antusias-ikut-gerakan-diversifikasi-pangan-lokal/feed/ 0
Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Sulawesi Utara Dorong Petani Percepat Tanam Padi https://jakartakita.com/2020/06/20/perkuat-ketahanan-pangan-gubernur-sulawesi-utara-dorong-petani-percepat-tanam-padi/ https://jakartakita.com/2020/06/20/perkuat-ketahanan-pangan-gubernur-sulawesi-utara-dorong-petani-percepat-tanam-padi/#respond Fri, 19 Jun 2020 23:36:24 +0000 https://jakartakita.com/?p=136511

Jakartakita.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey mendorong para petani melakukan gerakan percepatan tanam padi dalam upaya mengantisipasi kerawanan atau memperkokoh ketersediaan pangan saat dan pasca pandemi Covid-19. Upaya ini juga dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan Program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) di sektor Pertanian. “Garda Pertanian di Sulawesi Utara, terus berperang melawan pandemi Covid […]

The post Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Sulawesi Utara Dorong Petani Percepat Tanam Padi appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : istimewa

Jakartakita.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey mendorong para petani melakukan gerakan percepatan tanam padi dalam upaya mengantisipasi kerawanan atau memperkokoh ketersediaan pangan saat dan pasca pandemi Covid-19.

Upaya ini juga dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan Program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) di sektor Pertanian.

“Garda Pertanian di Sulawesi Utara, terus berperang melawan pandemi Covid 19, dengan terus memacu petani untuk menanam dan menanam lagi untuk mewujudkan “Sulut Semakin Hebat” dan petani sejahtera,” kata Olly di Desa Touliang, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Jumat  (19/6).

Melansir siaran pers, Jumat (19/6), Olly menyebutkan, masyarakat petani (pelaku utama) pertanian mendapat dukungan penuh pemerintah untuk wujudkan ketahanan pangan di Sulut.

“Pemerintah akan bekerjasama dengan kelompok tani, menyiapkan fasilitas sarana produksinya. Bibit pasti tersedia. Karena saat ini di Sulawesi Utara masuk pada daerah penghasil bibit unggul padi jagung dan kedelai spesifik lokalita,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Sulut, Novly Wowiling mengatakan, mekanisasi pertanian menjadi kebutuhan petani saat ini, agar harapan petani panen dengan produksi maksimal menjadi terwujud.

“Dengan mekanisasi, upaya peningkatan dan memantapkan persediaan pangan menjadi aman. Kesejahteraan petani juga turut naik,” katanya.

Adapun Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menegaskan, Kementerian Pertanian (Kementan) sesuai arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, berkomitmen untuk mencapai produksi sesuai target sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan.

Target luas tanam di MT II ini 5,6 juta hektar, maka dari itu Suwandi meminta jajarannya di Direktorat Jenderal Tanaman Pangan untuk melakukan pantauan yang masif di setiap wilayah untuk segera tanam, termasuk pertanaman padi di Sulawesi Utara.

“Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo selalu mewanti-wanti ancaman kekeringan dari FAO. Ya itu menjadi tugas kita untuk segera respon gerak cepat mengambil langkah strategis antisipasi hal tersebut,” ujarnya.

Asal tahu saja, Kementan melakukan Gerakan Percepatan Olah Tanah (GPOT) dan tanam selama Juni sampai September 2020. Sebagai stimulusnya, diberikan bantuan sehingga petani bersedia segera melakukan olah tanah kembali, yakni bantuan benih, alat mesin pertanian, pupuk bahkan bantuan dana asuransi pertanian dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Percepatan tanam ini guna mengamankan produksi dan menjaga stabilitas pangan, serta mengatisipasi musim kering yang akan mencapai puncaknya pada bulan Agustus 2020. Dengan begitu, pasca pandemi, Indonesia terhindar dari krisis pangan,” tandas Suwandi. (Edi Triyono)

The post Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Sulawesi Utara Dorong Petani Percepat Tanam Padi appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2020/06/20/perkuat-ketahanan-pangan-gubernur-sulawesi-utara-dorong-petani-percepat-tanam-padi/feed/ 0