Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Pengusaha Kecil & Menengah Antusias Ikut Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal

1,866
foto : istimewa

Jakartakita.com – Para pengusaha kecil dan menengah menyambut antusias kegiatan Gerakan Diversifikasi dan Ekspose UMKM Pangan Lokal yang digelar di halaman Gedung PIA Kementerian Pertanian.

Kegiatan yang juga dihadiri Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo ini meliputi bazar pangan lokal dan sosialisasi gerakan diversifikasi.

Dalam keterangannya seperti dilansir dalam siaran pers, Jumat (21/8), Mentan Syahrul mengatakan, bahwa gerakan ini adalah upaya pemerintah untuk mendorong ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman.

Gerakan ini diharapkan mampu mewakili harapan dan kebutuhan seluruh rakyat Indonesia agar ketahanan pangan tetap kokoh, yang memperkuat hadirnya negara yang sejahtera.

“Hari ini kita mengkampanyekan gerakan diversifikasi pangan lokal sebagai kekayaan dan budaya bangsa. Artinya, bukan hanya beras yang kita miliki. Tapi ada berbagai macam pangan lain seperti ubi-ubian, jagung, sorgum, sagu, kentang, labu dan lainnya,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Founder sekaligus Distributor Three-P Retail, Mirza mengakui, bahwa gerakan ini sangat membantu para pengusaha kecil dan menengah yang ingin menjadikan pangan lokal sebagai sumber kehidupan dan sumber keuntungan.

Artikel Terkait
1 daripada 9

Lebih dari itu, gerakan tersebut juga sangat membantu para petani yang selama ini melakukan cocok tanam pangan lokal, seperti; Ubi, Singkong dan Sagu.

“Kita ingin pangan lokal Indonesia menjadi sumber bagi semua orang. Karena itu, perusahaan saya fokus pada penjualan dan pembelian pangan lokal, seperti singkong dan ubi,” ujar Mirza.

Lebih lanjut Mirza menjelaskan, sejauh ini pangsa pasar Three-P Retail meliputi pasar besar dan lokal. Meski demikian, tak menutup kemungkinan produk jualnya menembus pasar internasional.

Adapun olahan yang dijual Three-P Retail, antara lain; aneka kripik singkong dan Ubi. Kemudian ada olahan Combro dan Ubi kremes.

“Semuanya di produksi oleh petani lokal di daerah Cijeruk, Bogor. Bahkan kami sudah memberdayakan petani lokal dengan pangsa pasar yang jelas. Untuk itu, kami mendukung program diversifikasi karena sangat bermanfaat bagi masyarakat banyak. Insya Allah kami juga akan mengambil program KUR (Kredit Usaha Rakyat),” katanya.

Pengusaha lainya, Agus Sudomo mengatakan, program diversifikasi harus didorong oleh semua pihak untuk menjadi gerakan besar dalam mengoptimalkan kekayaan alam nusantara.

Ia optimis gerakan ini bisa menjadi gerakan ketahanan pangan nasional yang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya sangat yakin gerakan diversifikasi mampu mendorong gerakan pangan nasional, karena hanya dengan cara ini pangan kita terus lestari. Makanya, saya mengajak semua pihak dukung dan dorong gerakan ini menjadi gerakan bersama,” tambahnya. (Edi Triyono


Pasang Iklan Gratis @ jakartakita.com - klik iklan.jakartakita.com

Interested in writing for Jakartakita.com? We are looking for information and opinions from experts in a variety of fields or others with appropriate writing skills.
The content must be original on the following topics: lifestyle (beauty, fashion, food), entertainment, science & technology, health, parenting, social media, and sports.
Send your piece to redaksi@jakartakita.com

Open chat
1
Hello can we help you?