Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Sempat Tertinggal Dua Gol, Monaco Akhirnya Kalahkan Montpellier 3-2

210
foto: espn
foto: espn

Jakartakita.com – Setelah sempat tertinggal dua gol, AS Monaco dapat membalikkan keadaan dalam pertandingan Ligue 1 yang berlangsung di Stade de la Mosson, Kamis (24/9/2015) dan akhirnya mengalahkan Montpellier 3-2. Sempat tertinggal gol Daniel Congre dan gol bunuh diri Guido Carillo, Monaco lalu membalas lewat gol-gol Fabio Coenrtrao, Thomas Lemar, dan penalti Fabinho.

Kemenangan yang diraih Monaco membuat tim tersebut kini di peringkat 10 klasemen dengan 11 poin dari tujuh laga. Montpellier yang kalah tetap di posisi juru kunci dengan satu poin.

Setelah sempat mengancam gawang tuan rumah lewat tendangan Nabil Dirar di awal laga, Monaco kemudian berganti diserang. Tembakan Kevin Berigaud dapat diselamatkan kiper Monaco Danijel Subasic, sedangkan tendangan Bryan Dabo masih melebar.

Pada menit ke-26, Subasic dengan tangkas menangkis sundulan Hilton keluar lapangan. Tapi dari tendangan sudut yang terjadi berikutnya, sang kiper tak dapat mencegah terjadinya gol sundulan Congre terhadap tendangan sudut Ryad Boudebouz.

Subasic kembali harus beraksi pada menit ke-35, ia menangkap tendangan Mustapha Yatabare. Semenit berselang, tendangan Carillo memanfaatkan umpan Dirar masih melebar dari gawang tuan rumah.

Saat hampir turun minum, gawang Subasic kembali bobol. Luncuran bola Boudebouz mengenai Carillo dan masuk ke gawang Monaco.

Di babak kedua, Monaco yang telah tertinggal dua gol bermain lepas. Hasilnya Coentrao dapat mencetak gol pertama Les Rouge et Blanc pada menit ke-56 lewat tendangan kaki kiri di kotak penalti Montpellier. Gol penyama kedudukan kemudian ditorehkan Lemar pada menit ke-65 dengan memanfaatkan crossing Dirar.

Di akhir waktu normal, sebuah penalti diberikan kepada Monaco karena Coentrao dilanggar keras Jonathan Ligali di kotak penalti Montpellier. Coentrao harus mengalami perawatan setelah menerima tekel Ligali tersebut. Fabinho yang menjadi algojo penalti melaksanakan tugasnya dengan baik, membuat Monaco unggul.

Upaya terakhir Montpellier untuk menyamakan kedudukan adalah lewat diving Rami Bensebaini. Tapi wasit mengetahui aksi bulusnya, alih-alih memberi penalti ia malah menghadiahi Bensebaini dengan kartu kuning.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: