Ini Tips Alokasi Dana Mudik yang Tidak Bikin “Bangkrut”!

foto: istimewa

foto: istimewa

Jakartakita.com – Momen lebaran adalah momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Makanya tak heran bila mudik menjadi tradisi tahunan yang tidak bisa dipisahkan dari lebaran. Tak peduli harga tiket yang mahal, kemacetan parah, membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan lain sebagainya. Banyak orang tetap ‘nekat’ melakukan perjalanan mudik demi merayakan lebaran bersama keluarga besar di kampung halaman.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda juga berencana untuk mudik? Sudahkah Anda mempersiapkan dana mudik? Berikut adalah sejumlah tips yang bisa dilakukan agar alokasi dana mudik tidak membuat Anda bangkrut:

  • Estimasi dana mudik. Setiap musim mudik lebaran biasanya ongkos berbagai moda transportasi umum naik. Jika Anda berencana mudik tahun depan, mark up ongkos mudik tahun ini sekitar 50%.
  • Booking dari jauh hari. Jika rencana mudik Anda cukup matang. Anda bisa booking pesawat/kereta api dan juga penginapan dari jauh hari untuk mendapatkan potongan harga. Biasanya penyedia jasa transportasi dan hotel menaikan harga saat peak season. Dengan booking dari jauh hari juga menghindari resiko tidak dapat tiket atau kamar.
  • Buat daftar anggaran. Bagi dana mudik ke dalam pos-pos tertentu untuk memudahkan, misalkan; transportasi, akomodasi, uang receh untuk polisi cepek, hingga angpau untuk sanak-famili.
  • Sesuaikan transportasi mudik dengan anggaran yang sudah ditetapkan. Jika Anda akan melakukan perjalanan mudik dengan keluarga dan lebih praktis menggunakan mobil pribadi atau sewaan. Perhitungkan juga bahwa Anda juga perlu mengeluarkan uang untuk bensin, sopir, dll.
  • Biaya makan. Siapkan budget untuk wisata kuliner di jalan. Namun, alangkah lebih baik jika Anda menyiapkan bekal makanan atau minuman sendiri dari rumah. Biasanya musim mudik lebaran dijadikan alasan bagi pemilik warung di sepanjang jalur mudik untuk menaikan harga makanan dan minuman yang mereka jual. Paling tidak Anda menyiapkan air mineral kemasan, mie instan dalam kemasan praktis, permen, cemilan untuk mengganjal perut saat macet.
  • Biaya bingkisan. Jika Anda ingin memberikan bingkisan kepada sanak-famili di kampung halaman. Lebih baik persiapkan sebelum mudik. Terkadang harga barang-barang di ibukota apalagi Jakarta, lebih murah ketimbang di daerah.
  • Uang tunai. Sediakan selalu uang cash untuk transaksi selama perjalanan mudik, karena tidak semua daerah memiliki akses ATM atau penggunaan kartu kredit maupun debit.

Comments

comments




0 thoughts on “Ini Tips Alokasi Dana Mudik yang Tidak Bikin “Bangkrut”!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tags

You may also like...

Cari



Follow Us

Lowongan Kerja Jakarta


Kolom Expert – Ekonomi

DR. Agus Tony Poputra
Pengamat Ekonomi - Universitas Sam Ratulangi Manado.

Kolom Expert – Properti

Ignatius Untung
Country General Manager Rumah123

Jakarta News Wire