Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Grab Jadi Nama Baru GrabTaxi

0 621

Tiket Pesawat Murah Airy

foto: istimewa
foto: istimewa

Jakartakita.com – Hari ini, Kamis (28/1/2016), perusahaan penyedia jasa transportasi Grabtaxi mengubah nama usahanya menjadi Grab. Pergantian nama ini sekaligus diikuti pergantian logo.

Group CEO and Co-founder Grab Anthony Tan mengatakan identitas merek baru ini mewakili aplikasi layanan Grab yang sedang tumbuh untuk melayani industri transportasi secara menyeluruh.

Keinginan untuk mendominasi pasar Asia Tenggara membuat GrabTaxi memutuskan untuk ganti nama. Penyedia layanan pemesanan kendaraan online ini kini punya logo baru dan mengusung nama Grab saja.

“Sejak kehadiran kami 2012 lalu, kami terus berkembang. Untuk mengokohkan diri di Asia Tenggara, kami mengubah diri menjadi Grab,” ujar CEO Grab, Anthony Tan saat acara pelucuran yang berlangsung di Singapura, Kamis (28/1/2016).

Dijelaskannya, identitas baru ini mewakili semua platform layanan yang telah dihadirkan. Selain itu menegaskan kembali komitmen mereka untuk menyediakan kebebasan bagi masyarakat memilih moda transportasi untuk mencapai tempat tujuan dengan aman dan nyaman.

Artikel Terkait
1 daripada 19

Komitmen kebebasan tersebut kemudian dituangkan dalam logo baru. Dari berlogo mobil taksi, berganti menjadi huruf Grab yang dibentuk dari dua garis.

“Dua garis pada logo terinspirasi dari jalan raya. Dua garis ini juga mewakili makna jalan dengan segala kemungkinan yang tidak berujung,” jelas Anthony.

“Logo ini juga simbol dan perjalanan baru kami bersama dengan para mitra, dalam hal ini adalah penumpang, pengemudi, karyawan dan masyarakat,” sambungnya.

Seperti diketahui, Grab diluncurkan lima tahun lalu pada 2012. Saat ini Grab beroperasi di 28 kota dalam enam negara.

Grab memulai bisnis dari aplikasi sederhana yang menyediakan pemesanan taksi dengan merek MyTeksi. Kini layanan Grab telah merambah jasa pemesanan mobil pribadi (GrabCar), taksi motor atau ojek (GrabBike), jasa pengiriman barang (GrabExpress), dan jasa berbagi tumpangan mobil (GrabHitch). Namun, saat ini layanan GrabHitch belum tersedia di Indonesia.

Anthony mengklaim sopir yang menjadi mitra Grab mencapai 200.000 orang yang tersebar di enam negara. Aplikasi ini telah diunduh di lebih dari 11 juta perangkat telepon.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Open chat
1
Hello can we help you?