Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Nielsen: Belanja Iklan Tumbuh Positif di Tahun 2015

731
ilustrasi iklan di tv
foto : istimewa

Jakartakita.com – Data Nielsen Advertising Information Services menyebutkan bahwa pertumbuhan belanja iklan di akhir tahun 2015 lalu, bergerak positif dengan angka pertumbuhan sebesar 7% untuk total TV dan media cetak, dan mencapai angkanya senilai Rp 118 Triliun.

Pada kuartal empat 2015 saja, belanja iklan TV dan media cetak, meningkat sebesar 17% dibandingkan dengan pada kuartal empat tahun 2014.

“Pergerakan pertumbuhan belanja iklan memang negatif di awal 2015, namun tanda-tanda memulihnya aktivitas belanja iklan sudah mulai terlihat di kuartal ketiga 2015 dan terus bergerak naik hingga di akhir tahun menjadi positif. Angka pertumbuhan di kuartal empat yang kembali seperti  sediakala mengindikasikan bahwa kepercayaan diri pasar sudah mulai kembali,” tutur Hellen Katherina, Direktur Eksekutif Media, Nielsen Indonesia di Jakarta, Rabu (10/2/2016).

Dari sisi kategori produk, paparnya lagi, sepanjang tahun 2015 kategori Pemerintahan dan Organisasi Politik masih memberikan kontribusi tertinggi untuk nilai belanja iklan, yaitu mencapai Rp7,4 Triliun, dengan angka pertumbuhan tahunan meningkat sebesar 7%.

Artikel Terkait
1 daripada 43

Di urutan berikutnya adalah Produk Perawatan Rambut dengan total belanja iklan sebesar Rp 4,47 Triliun yang bertumbuh sebesar 5%, disusul oleh Rokok Kretek dengan total belanja iklan sebesar 4,34 Triliun bertumbuh sebesar 16%.

Menariknya, diantara beberapa kategori utama yang tingkat pertumbuhannya paling pesat adalah Layanan Online (e-commerce) yang tumbuh sebesar 44% menjadi Rp3,51 Triliun di sepanjang tahun 2015.

Sementara itu, jika dilihat dari merek-merek yang beriklan baik di TV maupun media cetak, dua merek mi instan terbesar yaitu Indomie dan Mie Sedaap menjadi kontributor tertinggi dengan total belanja iklan masing-masing sebesar Rp971 Miliar dan Rp733 Miliar.

Menyusul dua merek tersebut adalah dari kategori layanan e-commerce yaitu Traveloka dan Tokopedia yang turut menjadi kontributor belanja iklan utama dengan nilai masing-masing Rp697 Miliar dan Rp625 Miliar. Keduanya meraih tingkat pertumbuhan belanja iklan tahunan yang sangat signifikan yaitu Traveloka dengan 187% dan Tokopedia sebesar 1.611%.

“Jika dilihat dari jenis medianya, pertumbuhan belanja iklan di tahun 2015 lebih didorong oleh pergerakan yang positif di TV yaitu secara total meningkat sebesar 12%,” tandas Hellen.

 


Interested in writing for Jakartakita.com? We are looking for information and opinions from experts in a variety of fields or others with appropriate writing skills.
The content must be original on the following topics: lifestyle (beauty, fashion, food), entertainment, science & technology, health, parenting, social media, and sports.
Send your piece to redaksi@jakartakita.com

Open chat
1
Hello can we help you?