Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Tulus Setuju Ahok Hapuskan “Three in One”

431

foto: Jakartakita.com/Indah Purwati
foto: Jakartakita.com/Indah Purwati
Jakartakita.com – Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, menyebut sistem three in one terbukti memang tidak efektif sebagai sarana pengendalian lalu lintas. Ia beranggapan three in one gagal mengatasi kemacetan di Jakarta, khususnya koridor Sudirman-Thamrin. Oleh karena itu ia setuju akan rencana penghapusan three in one oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Saya setuju wacana Ahok yang akan menghapus three in one di Jakarta,” ungkapnya dalam siaran pers Selasa (29/3/2016), menanggapi wacana Gubernur DKI Jakarta yang hendak menghapus sistem three in one di sejumlah ruas jalan ibukota.

Artikel Terkait
1 daripada 57

“Toh Sudirman-Thamrin tetap macet, dan hanya memindahkan kemacetan di ruas yang lain. Apalagi dengan gampang sistem three in one diakali dengan munculnya joki” tegas Tulus.

Sebagai ganti three in one, masih menurut Tulus, YLKI mendesak agar Ahok segera mengimplementasikan “jalan berbayar” (Electronic Road Pricing, ERP). ERP jauh lebih efektif untuk mengatasi kemacetan.

“Secara teknis, ERP bisa mengurangi kemacetan hingga 40 persen di ruas yang dikenai ERP. Namun demikian, implementasi ERP harus dibackup dengan kesiapan sarana transportasi publik yang mumpuni,” tutup Ketua YLKI.


Interested in writing for Jakartakita.com? We are looking for information and opinions from experts in a variety of fields or others with appropriate writing skills.
The content must be original on the following topics: lifestyle (beauty, fashion, food), entertainment, science & technology, health, parenting, social media, and sports.
Send your piece to redaksi@jakartakita.com

Open chat
1
Hello can we help you?
Powered by