Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Pemprov DKI Kembali Wacanakan Aturan “Ganjil-Genap”

539
foto: istimewa
foto: istimewa

Jakartakita.com –  Hari ini, Senin (16/5/2016), kebijakan 3 in 1 hari ini resmi dihapuskan. Untuk menggantikannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sebenarnya telah mencanangkan penerapan electronic road pricing (ERP), namun belum bisa langsung digalakkan karena sarana prasarana belum siap.

Artikel Terkait
1 daripada 253

Sebagai gantinya, Pemprov DKI kembali wacanakan aturan ‘ganjil-genap’. Nantinya menurut Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pengawasan penerapan plat nomor ganjil genap tidak hanya akan melibatkan aparat, tetapi juga kamera CCTV.

Aparat juga bisa mempidanakan pengendara yang kedapatan menggunakan plat nomor palsu, dengan melakukan pengecekan langsung terhadap Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), jika terjebak macet atau sedang berhenti di depan lampu merah. Ahok pun mengatakan seluruh pegawai kontrak waktu tertentu (PKWT) dari Dishubtrans bisa diberdayakan untuk melakukan sidak.

Namun, Ahok masih belum bisa memastikan kapan penerapan aturan ‘ganjil-genap’ akan diberlakukan. Saat ini Pemprov DKI sedang menggodok berbagai alternatif solusi pengganti kebijakan 3 in 1 yang resmi dihapus mulai hari ini, Senin (16/5/2016).


Interested in writing for Jakartakita.com? We are looking for information and opinions from experts in a variety of fields or others with appropriate writing skills.
The content must be original on the following topics: lifestyle (beauty, fashion, food), entertainment, science & technology, health, parenting, social media, and sports.
Send your piece to redaksi@jakartakita.com

Open chat
1
Hello can we help you?
Powered by