Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Sinergi Industri Telko Kunci Sukses Ekonomi Digital Indonesia

0 878

Tiket Pesawat Murah Airy

foto : jakartakita.com/edi triyono
foto : jakartakita.com/edi triyono

Jakartakita.com – Indonesia Technology Forum (ITF) menggelar Seminar Awal Tahun 2017  bertema;  “Indonesia Digital Economy Forecast 2017: Sinergi Pelaku Industri Telko Untuk Peningkatan Efisiensi dan Daya Saing Ekonomi Indonesia” yang diadakan di Balai Kartini Jakarta.

Seminar ini menghadirkan pembicara dari pemerintah, operator, dan vendor ponsel, dan Pengamat Kebijakan Public dan Perlindungan Konsumen.

Saat membuka seminar ini, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia,  Rudiantara mengatakan bahwa, agar negara bisa memiliki daya saing maka ekonomi harus efisien dan digitalisasi adalah kuncinya.

“Selama ini kontribusi dari sektor komunikasi dan informasi menyumbang sekitar 4% dari GDP. Tahun depan mudah-mudahan akan semakin besar,” katanya di Balai Kartini Jakarta, Kamis (19/1/2017).

Pada 2020, lanjut dia, sekitar 10 persen sampai 12 persen digital economy akan disumbang oleh sektor digital baik device, network, aplikasi hingga penyiaran digital. Agar target itu tercapai, perlu upaya-upaya yang tidak biasa agar industri telekomunikasi tumbuh sehat.

“Harga dapat turun, pengguna makin banyak karena tarif makin terjangkau (affordable),” tambahnya.

Artikel Terkait
1 daripada 43

Sementara itu, anggota Wantiknas (Dewan TIK Nasional) Garuda Sugardo mengatakan, salah satu yang menjadi perhatian pihaknya adalah penerapan smart city.

“Masalah smart city di berbagai kota di Indonesia adalah perlu ada standar yang disepakati dalam penerapan kota cerdas,”ungkapnya.

foto : jakartakita.com/edi triyono
foto : jakartakita.com/edi triyono

Garuda menambahkan, dalam pengembangan ekonomi digital, alangkah eloknya bila ada keberpihakan industri pada pengembangan infrastruktur dalam negeri, seperti dari sisi jaringan.

Sementara itu, Agus Pambagio selaku pengamat kebijakan publik mengungkapkan, bagaimana mendorong PP 52 dan 53 tahun 2000 segera disahkan karena tata kelola teknologi telekomunikasi saat ini tidak dapat didekati dengan aturan yang lama.

“Perlu didorong ke pemerintah agar PP ini segera disahkan,” jelasnya.

Seminar ini diharapkan bisa mengambil benang merah akan pentingnya sinergi para pelaku industri telekomunikasi dalam upaya peningkatan efisiensi dan daya saing ekonomi Indonesia. Hal ini tentunya sejalan dengan Nawacita pemerintahan Jokowi – JK di sektor ICT (Information Communication Technology).

Asal tahu saja, Pemerintah menargetkan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020, mendorong inovasi, dan invensi kegiatan ekonomi baru di kalangan generasi muda, dan memberi kepastian dan kemudahan dalam pemanfaatan e – dagang. (Edi Triyono)

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More