Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

XL Axiata Raih Pendapatan Kotor Sebesar Rp 22,9 Triliun di 2017

Layanan Data Sebagai Kontributor Utamanya

0 1,698

Tiket Pesawat Murah Airy

foto : jakartakita.com/harry tanoso

Jakartakita.com – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil mencatat kinerja yang kuat di sepanjang 2017. Hingga akhir tahun 2017, tercatat pendapatan kotor XL Axiata meningkat 7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan pendapatan dari layanan data sebagai kontributor utamanya.

Lebih rinci, Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini dalam siaran pers yang diterima Jakartakita.com, Jumat (02/2/2018) mengungkapkan, hingga akhir tahun 2017, XL Axiata mencatat pendapatan kotor sebesar Rp 22,9 triliun, meningkat sebesar 7% YoY, terdorong dari meningkatnya pendapatan layanan (Service Revenue) perusahaan sebesar 10%.

Dari sisi jumlah pelanggan, XL Axiata mencapai 53,5 juta pelanggan, naik 15% YoY, dengan komposisi pelanggan prabayar sebanyak 52,8 juta naik 15% YoY, dan pascabayar lebih dari 700 ribu., naik 32% YoY.

Artikel Terkait
1 daripada 103

Adapun Earnings Before Interest, Tax, Depreciation and Amortization (EBITDA) dalam periode satu tahun hingga akhir 2017, mengalami peningkatan sebesar 3% YoY menjadi Rp. 8,3 triliun karena adanya pertumbuhan pendapatan.

Melanjutkan keberhasilan berbagai inisitif pengelolaan neraca keuangan di tahun 2016, maka necara keuangan XL Axiata saat ini juga juga tetap kuat dengan tingkat rasio hutang terhadap EBITDA dalam posisi yang aman, yaitu 1.5 x.

Dengan demikian, XL Axiata memiliki landasan yang kuat untuk terus melakukan pengembangan bisnis dan menjadi penyedia layanan data terdepan di Indonesia.

Menurut Dian, keberhasilan XL Axiata ini terutama ditentukan oleh tiga hal, yaitu strategi “Dual Brand”yang tepat, terus berlanjutnya perluasan jaringan ke wilayah-wilayah dengan permintaan yang tinggi, serta pertumbuhan yang kuat pada pendapatan dan dan trafik dari wilayah luar Jawa.

“Pencapaian sepanjang 2017 ini menunjukkan transformasi bisnis yang kami lakukan sejak 2015 sudah tepat, dan berhasil memperkuat bisnis layanan data sebagai tumpuan perusahaan. Salah satu indikatornya adalah pendapatan bisnis layanan data yang semakin besar memberikan kontribusi bagi pendapatan perusahaan, yang saat ini mencapai 69%, dari tahun sebelumnya sebesar 48%,” tandasnya.

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Open chat
1
Hello can we help you?