Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Nutrifood Ajak Masyarakat Batasi Konsumi GGL

4,661
foto : ilustrasi (ist)

Jakartakita.com – Nutrifood, salah satu perusahaan makanan dan minuman kesehatan asli Indonesia, kembali mendukung Kementerian Kesehatan RI dan Badan POM RI dalam mengedukasi masyarakat Indonesia terkait pentingnya membatasi konsumsi GGL (Gula, Garam, Lemak) serta mencermati informasi nilai gizi pada kemasan makanan dan minuman, khususnya pada masa pandemi COVID-19 ini. 

Kegiatan edukasi diadakan dalam bentuk media workshop online, dengan tujuan untuk menginspirasi masyarakat guna menjalani hidup sehat dan menghindari risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes, serta untuk mengedukasi penyandang diabetes mengenai risiko komplikasi serius di tengah pandemi virus corona (COVID-19) sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia pada bulan April 2020 ini.

Head of Nutrifood Research Center, Astri Kurniati, S.T. M,App.Sc, menuturkan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, sebanyak 80 persen penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes dan jantung disebabkan oleh perilaku tidak sehat, termasuk pola makan yang tidak sehat.

Apalagi di tengah kondisi pandemi COVID-19, masyarakat dengan kondisi penyakit tertentu seperti diabetes memiliki risiko lebih tinggi terkena komplikasi serius apabila terkena COVID-19.

American Diabetes Association menyatakan, bahwa pada penderita diabetes, kadar gula darah yang tidak terkontrol dan infeksi virus dapat meningkatkan peradangan di dalam tubuh. Kombinasi kedua kondisi ini pun semakin memperburuk risiko komplikasi.

“Untuk itu, di tengah pandemi COVID-19 saat ini, mengontrol kadar gula darah menjadi semakin penting bagi penyandang diabetes. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan menjalani gaya hidup sehat, di antaranya dengan menjaga pola makan sehat, menjaga berat badan dan rutin berolahraga. Sebagai bagian dari pola makan sehat, penyandang diabetes sebaiknya memilih makanan tinggi serat, memperhatikan porsi dan waktu makan, serta membatasi konsumsi GGL (gula, garam dan lemak) sesuai anjuran Kementerian Kesehatan RI,” jelas Astri Kurniati saat jumpa pers yang disiarkan secara virtual, Rabu (22/4).

“Selain itu, pencegahan COVID-19 juga dapat penyandang diabetes lakukan dengan menjaga kebersihan diri, termasuk sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak aman, kerja, sekolah, ibadah di rumah, istirahat cukup, dan gunakan masker saat berada di tempat umum,” ujarnya menambahkan.

Artikel Terkait
1 daripada 2,811

Pada kesempatan yang sama, dr Endang Sri Wahyuningsih, MKM, Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular, Kesehatan Jiwa dan NAPZA, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mengatakan, berdasarkan Riskesdas Tahun 2018, prevalensi  penyandang Diabetes Melitus di DKI Jakarta sebesar 3,4 %.

Jumlah ini meningkat dibandingkan data Riskesdas 2013, yaitu 2,5%. Angka ini berada di atas prevalensi nasional. 

“Peningkatan jumlah penyandang diabetes ini sangat erat kaitannya dengan gaya hidup tidak sehat. Salah satunya adalah konsumsi GGL (Gula, Garam, Lemak) yang berlebih dan kurang mencermati informasi nilai gizi pada kemasan pangan olahan. Untuk itu, penting para milenial memerhatikan ini dengan cara yang sederhana supaya tetap menjaga pola hidup sehat,” tutur dr. Endang.

Lebih jauh, ia menyampaikan, sebagai bagian dari pola hidup sehat untuk mencegah pre-diabetes maupun diabetes, konsumsi GGL per individu harus dibatasi, yaitu 50 gram gula atau 4 sendok makan gula per hari; 5 gram garam atau 1 sendok teh garam per hari; dan 67 gram lemak atau 5 sendok makan lemak per hari. 

“Jadi, selain membatasi konsumsi GGL, masyarakat juga harus mencermati informasi nilai gizi pada kemasan pangan olahan supaya asupan nutrisi harian tidak berlebih,” jelasnya.

Sementara, Head of Marketing Nutrifood, Susana, S.T.P., M.Sc., PD.Eng menjelaskan, kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen Nutrifood dalam mendukung pemerintah Indonesia mengedukasi dan menginspirasi masyarakat Indonesia termasuk para milenial untuk menjalani gaya hidup sehat, terutama di masa pandemi COVID-19 ini.

Program edukasi Batasi GGL (Gula, Garam dan Lemak) dan Cermati Informasi Nilai Gizi telah Nutrifood laksanakan secara konsisten sejak tahun 2013. 

“Program ini telah menyasar berbagai pemangku kepentingan seperti Pemerintah Provinsi (DKI Jakarta & DI Yogyakarta); Pemerintah Kota Bandung; Dokter Umum Puskesmas/Poliklinik (DKI Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya); media massa dan masyarakat umum,” pungkasnya. (Rully)


Pasang Iklan Gratis @ jakartakita.com - klik iklan.jakartakita.com

Interested in writing for Jakartakita.com? We are looking for information and opinions from experts in a variety of fields or others with appropriate writing skills.
The content must be original on the following topics: lifestyle (beauty, fashion, food), entertainment, science & technology, health, parenting, social media, and sports.
Send your piece to redaksi@jakartakita.com

Open chat
1
Hello can we help you?