Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Yummy Corp Raih Pendanaan Lanjutan dari Dana Ventura Sembrani Nusantara BRI Ventures

0 1,712

Tiket Pesawat Murah Airy

foto : ilustrasi (ist)

Jakartakita.com – Yummy Corp, perusahaan FoodTech cloud-kitchen dan katering online, menerima pendanaan lanjutan series B dari BRI Ventures.

Sebelumnya, Yummy Corp juga meraih pendanaan series B yang dipimpin oleh Softbank Ventures Asia sebesar US$ 12 Juta pada Oktober 2020 lalu.

Sayangnya, tidak disebutkan besaran nilai pendanaan lanjutan series B yang diberikan BRI Ventures.

Namun menurut Mario Suntanu selaku CEO Yummy Corp, bisnis makanan online terus menunjukkan pertumbuhan positif, bahkan di saat berbagai peraturan pemerintah diterapkan, termasuk saat PPKM darurat belakangan ini.

Opsi pesan-antar menjadi pilihan utama yang membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan makanan harian.

“Selama pandemi, jumlah transaksi Yummykitchen tumbuh secara signifikan hingga 7 kali lipat dibandingkan Maret 2020. Pertumbuhan ini memvalidasi keyakinan kami akan potensi besar online food delivery yang tampaknya booming lebih awal karena adanya pandemic,” ungkap Mario Suntanu dalam keterangan pers, Selasa (03/8).

Yummykitchen, unit bisnis cloud kitchen dari Yummy Corp yang berdiri sejak 2019, berkembang pesat dan dicari para pelaku bisnis makanan dan minuman di Indonesia untuk membantu mereka ekspansi dengan cepat dan terjangkau di kala pandemi.

Artikel Terkait
1 daripada 41

Cloud kitchen juga menjadi solusi favorit di kala peraturan buka-tutup mall dan pelarangan makan di tempat masih diberlakukan secara ketat oleh Pemerintah.

Saat ini, Yummykitchen telah mengoperasikan lebih dari 70 dapur bersama yang tersebar di Jadetabek, Medan dan Bandung dan bekerjasama dengan lebih dari 50 brand makanan dan minuman, seperti; Dailybox, Ponut Donat Kentang, Gaaram, Kyochon, Sei Sapi Lamalera, Wanfan, North Pole Gelato dan masih banyak lagi.

Beragam jenis makanan dihadirkan Yummykitchen guna memberikan pilihan yang beragam untuk para konsumen menikmati pengalaman membeli brand makanan favorit mereka di satu tempat.

foto : istimewa

“Pendanaan ini akan kami gunakan untuk melanjutkan ekspansi Yummykitchen dengan membuka lebih dari 50 lokasi baru hingga akhir tahun 2021. Harapan kami, ekspansi yang kami lakukan tidak hanya membantu para pelaku usaha, namun juga mampu membuka banyak lapangan kerja baru dan membantu perputaran ekonomi nasional,” sambung Mario.

Selain mengembangkan Yummykitchen secara agresif, tahun ini Yummy Corp juga melakukan berbagai inovasi dengan membangun unit bisnis manajemen food court yang terintegrasi dengan penjualan secara online.

Selain itu, Yummy Corp baru-baru ini meluncurkan Yummyshop, aplikasi yang bertujuan membantu UMKM yang berjualan makanan secara online untuk dapat membuat pesanan serta link pembayaran yang mudah. Dengan aplikasi ini, para pelaku usaha UMKM juga dapat mengelola data penjualan dengan mudah serta menghemat waktu dalam mengurus pembayaran dan pengiriman.

Di sisi lain, sejak diluncurkannya Dana Ventura Sembrani Nusantara pada awal tahun 2021, BRI Ventures telah melakukan investasi ke 5 perusahaan, yaitu; Sayurbox, Haus!, Brodo, Andalin dan Yummy Corp.

“Saat ini merupakan waktu yang sangat tepat bagi kami untuk mendorong pertumbuhan platform bagi UMKM melalui pendanaan kepada sektor new retail. Yummy Corp telah membantu UMKM agar dapat bertahan di krisis pandemi dan bisa terus memperluas peluang usahanya. BRI Ventures melalui Dana Ventura Sembrani Nusantara berkomitmen untuk terus mengakselerasi UMKM di Indonesia melalui ekosistem startup teknologi. Selain itu, sektor new retail juga merupakan salah satu industri yang mendapatkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir ini dan kami melihat bahwa sektor ini akan semakin bertumbuh kedepannya,” tandas Nicko Widjaja, CEO BRI Ventures.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More