Kolong Jembatan Rel Cikini Diubah Jadi Lapangan Futsal Layak Pakai
Jakartakita.com – Sebagai manajemen aset dan penyedia hunian coliving modern di Indonesia, Rukita kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kali ini, Rukita menginisiasi revitalisasi lahan di bawah kolong jembatan rel kereta di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, menjadi sebuah lapangan futsal yang layak, bersih, dan nyaman untuk digunakan oleh masyarakat sekitar.
Lahan yang terletak tepat di bawah kolong jembatan rel kereta api di Jalan Anyer, Cikini Menteng tersebut sebelumnya dalam kondisi tidak layak pakai, dipenuhi tumpukan sampah, mengalami kerusakan di berbagai titik, dan tidak terawat. Melalui semangat kolaborasi, para Rukita Tribe (sebutan bagi karyawan Rukita) terlibat langsung dalam proses pembangunan dan perbaikan fasilitas tersebut.

Sejumlah kegiatan yang dilakukan dalam revitalisasi ini antara lain perbaikan kebocoran lapangan, penambalan kerusakan di berbagai titik, pembersihan area lapangan dan ruang komunal, perbaikan jalan akses menuju lapangan, sampai pengecatan mural yang membuat tampilan lapangan semakin menarik.
“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap lingkungan sekitar dan bagian dari komitmen jangka panjang Rukita untuk mendukung pembangunan ruang publik yang sehat, aman, dan inklusif. Kami senang bisa berperan aktif dan melihat warga kini memiliki ruang bersama yang lebih layak dan menyenangkan untuk beraktivitas,” terang Sarah Soewatdy selaku COO & Founder Rukita
Revitalisasi ini juga sejalan dengan ekspansi terbaru Rukita, yang saat ini sedang dalam proses pembangunan hunian coliving terbaru di kawasan Jalan Bojonegoro, Menteng, yang hanya beberapa langkah dari area lapangan tersebut.
Coliving tersebut merupakan bagian dari layanan Build to Rent dimana Rukita bekerjasama dengan pemilik properti untuk menyediakan layanan arsitektur, konstruksi, dan desain interior untuk mengubah lahan atau bangunan menjadi coliving dan lifestyle residence.

Kehadiran proyek baru ini menjadi salah satu dorongan bagi Rukita untuk turut berkontribusi menciptakan dampak positif di lingkungan sekitar melalui inisiatif CSR. “Ini merupakan program CSR pertama kami yang berfokus pada revitalisasi ruang olahraga publik. Kedepannya, tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan perbaikan serupa di ruang-ruang publik lain yang berada dekat dengan hunian coliving kami yang membutuhkan perhatian.” tambah Sarah.
Revitalisasi ini diharapkan dapat menjadi ruang aman dan positif bagi masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, untuk melakukan aktivitas olahraga dan interaksi sosial yang sehat.
Sebagai perusahaan yang tumbuh bersama komunitas urban, mereka percaya bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana menciptakan ruang yang mampu menghadirkan dampak sosial nyata. Rukita akan terus berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak inisiatif serupa ke berbagai wilayah di Indonesia.
Sejak berdiri pada 2019, Rukita telah dipercaya oleh lebih dari 1.300 pemilik properti sebagai asset manager untuk mengelola aset mereka menjadi hunian sewa yang produktif dan menguntungkan. Saat ini, Rukita mengoperasikan properti di 21 kota besar di Indonesia, dan menjadi rumah bagi lebih dari 50.000 orang setiap tahunnya. (Hendry).
