Mengajak Anak Muda Indonesia Terjun ke Dunia Wirausaha
Jakartakita.com – Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses, fokuslah pada ide bisnis yang sesuai passion, membuat rencana bisnis yang matang, menyiapkan modal, membangun tim yang kuat, serta memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran dan efisiensi. Kunci penting lainnya adalah membangun jaringan dan komunitas, terus belajar serta beradaptasi dengan perubahan, mengelola keuangan dengan baik, dan tidak takut gagal karena setiap kegagalan adalah pelajaran berharga.
Pengusaha muda merupakan individu yang punya semangat kewirausahaan tinggi dan memulai bisnis pada usia yang masih relatif muda. Sebagai anak muda, mereka sering kali memiliki ide-ide inovatif, fleksibel dalam menghadapi tantangan, serta tak takut mengambil risiko.

Berbeda dari pengusaha pada umumnya, pengusaha muda juga memiliki pendekatan yang lebih segar dan kreatif dalam menjalankan bisnisnya. Mereka pun tak terbelenggu pada aturan-aturan yang sudah ada dan lebih berani mencoba hal-hal baru.
Direktur Utama PT Jogja Teknologi Digital, Dimas Ridwan Prananda sebagai pengusaha muda dari Jogjakarta ini mengatakan semakin berkembangnya ekonomi digital membuat pasar semakin luas dan tidak terbatas pada wilayah geografis. Pasar yang luas jelas menawarkan peluang besar bagi pengusaha muda untuk membangun bisnis yang sukses.
Awal tahun 2010, sebelum menjadi pengusaha pernah nge-band dikawasan Kemang sebagai aditional player drum, setelah selesai nge-band pas istirahat saling berkenalan, saling bertukar nomor handphone sana sini mulai dari pengusaha entertainment, Retail, Perbankan, Perusahaan IT dan lain lain. Saya sebenarnya tidak senang diatur-atur atau diperintah oleh siapapun, sehingga memutuskan untuk menjadi pengusaha,” ucap Dimas saat di temui awak media di Jakarta, Minggu (10/8/2025).
Mulai bisnis pertama kalinya jual beli mobil showroom di Mangga Dua, Jakarta, kemudian ditawari bisnis perhotelan di Jogjakarta dan di Bali bersama teman pengusaha hotel di Jogja tahun 2016 lalu buka hotel di Jogja. Tahun 2018 menggelola resort di Bali di mana saya dibantu untuk membantu hotel tersebut. Tahun 2019 akhir bergabung dengan teman-teman dari Benteng Jokowi (Bejo) untuk bisnis tabung gas elpiji komposit 3 kg bersama PT INTI.
Tahun 2023 membuka peluang bisnis dengan Telkom group menjalin beberapa proyek Pemerintah, BUMN dan Kementerian perjalanan sampai hari ini saya ber project dengan beberapa anak perusahaan Telkom di beberapa kementerian, BUMN kami juga ikut project di daerah-daerah seperti Pemkot, Pemda, dan Pemprov.
Pertama kalinya berbisnis tahun 2011, tepatnya umur 19 tahun namanya anak kemarin sore bisnis dengan beberapa perusahaan besar di Jakarta pasti dipandang sebelah mata karena saya bukan siapa-siapa apalagi dari kampung, Jogja,” kata Dimas.
PT Jogja Teknologi Digital sebuah perusahaan di bidang Remitansi yaitu jasa pengiriman uang untuk menggantikan tugasnya di bank di dalam negeri maupun dari luar negeri.
Sebagai Direktur Utama PT Jogja Teknologi Digital sebagai anak muda yang belum berpengalaman sebagai pebisnis handal, saya lebih banyak mengekor dulu yang lebih berpengalaman, memasuki tahun ketiga mulai punya pengalaman di sektor teknologi, sedikit sedikit memahami bahwa di lapangan mulai dari A sampai Z bisa beradaptasi dengan lingkungan pengusaha.
Merasa cukup modal dan pengalaman berorganisasi saya memberanikan diri untuk berkolaborasi dengan perusahaan lain agar bisa mandiri untuk mengambil keputusan dengan pengalaman yang ada, jangan lupa untuk selalu berhati-hati dan tidak boleh gegabah dalam mengambil setiap keputusan.
Oleh karena itu, dengan strategi yang tepat, maka pengusaha muda dapat memanfaatkan potensi pasar yang luas untuk mencapai tujuan bisnis mereka.
“Salah satu kunci menjadi technopreneur yakni inovasi. Dimana sebagai entrepreneur, kita harus selalu berupaya melakukan perbaikan, menyajikan produk atau jasa baru yang berbeda dari yang sudah ada, atau yang sudah dikenal sebelumnya. Sehingga usaha kita memiliki keunikan dan nilai tambah yang menarik bagi konsumen,”ucap lulusan Universitas Muhammadiyah Jurusan Hukum Perdata, Jakarta.
Dimas melanjutkan, masa kuliah adalah masa yang paling menyenangkan. Menurut pria kelahiran Cirebon yang tengah melanjutkan pendidikan S2, sangat disayangkan apabila masa kuliah yang singkat dihabiskan tanpa kegiatan positif dan prestasi membanggakan.
