Take a fresh look at your lifestyle.

Perawatan Luka yang Tepat dengan Hansaplast Second Skin Protection Bisa Cegah Infeksi dan Mempercepat Penyembuhan

Jakartakita.comHansaplast bersama Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) meluncurkan buku panduan “Penatalaksanaan Luka untuk Apoteker: Edukasi, Skrining, dan Pemilihan Produk yang Tepat”, yang diperkenalkan secara resmi dalam ajang First Aid Conference 2025.

Panduan ini merupakan panduan pertama di Indonesia yang secara khusus disusun bagi apoteker, sebagai standar praktis berbasis bukti ilmiah dalam edukasi, skrining luka awal, serta merekomendasikan produk perawatan luka yang tepat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi apoteker sebagai tenaga kesehatan lini pertama dalam mendukung praktik perawatan luka yang profesional, aman, dan efektif.

Foto: (Jakartakita.com/Henry)

Peluncuran buku panduan yang ditulis oleh Dr. apt. Lusy Noviani, M.M., ini menjadi bagian dari rangkaian acara edukatif First Aid Conference 2025 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Oktober 2025. Acara tersebut dikemas secara inspiratif melalui pertunjukan teatrikal, sesi ilmiah bersama para ahli medis mengenai teknologi hidrokoloid, demonstrasi perawatan luka, serta diskusi panel interaktif yang membahas penerapan panduan tersebut dalam praktik farmasi sehari-hari.

Salah satu sesi acara First Aid Conference 2025 menghadirkan kreator konten Tamara Dai dan Ns. Kana Fajar, seorang perawat yang membawakan tema perawatan luka yang tepat bisa membantu mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan.

Foto: (Jakartakita.com/Henry)

Dengan teknologi Hydrocolloid, Hansaplast Second Skin Protection menciptakan lingkungan lembap yang melindungi luka layaknya kulit kedua. Kana Fajar dan Tamara Dai turut menunjukkan cara perawatan luka yang benar agar masyarakat lebih sadar pentingnya penanganan luka yang higienis dan efektif

Menurut Kana, lamgkah pertama yang terpenting adalah membersihkan luka. Kita bisa menggunakan Hansaplast Spray Antiseptik yang disemprot dari jarak sekitar 10 cm untuk membersihkan kotoran dan mencegah infeksi. Keringkan area luka dengan lembut memakai kain atau tisu bersih.

“Setelah itu tempelkan Hansaplast Second Skin Protection. Buka kemasan foil dan segera tempelkan Hansaplast. Pastikan bantalannya menutupi luka sepenuhnya dan menempel sempurna di kulit tanpa lipatan,” terang Kana.

Hansaplast dapat digunakan hingga 72 jam untuk mendukung proses penyembuhan dan mampu melindungi luka dari kotoran dan bakteri,serta tetap nyaman digunakan sambil tetap beraktivitas.

“Kalau terlihat kotor, basah, atau setelah 72 jam pemakaian. Saat melepas, tarik Hansaplast perlahan dari samping sejajar dengan permukaan kulit buat mencegah iritasi,” jelas Kana.

Menurut BU Health Care Director PT Beiersdorf Indonesia, Vivilya Lukman, produk ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk terus menghadirkan solusi berbasis sains yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

“Hansaplast second skin protection kami posisikan sebagai solusi modern dalam penanganan luka akut maupun kronis yang dirancang agar masyarakat Indonesia bisa tetap aktif, produktif, dan percaya diri saat mengalami luka” tutur Vivilya Lukman.

Tak heran bila Tamara Dai menjadikan plester Hansaplast second skin protection sebagai andalan ketika dia terluka, karena sangat nyaman, tipis, tapi kuat menempel, dan warnanya yang serupa kulit sehingga tidak terlalu menganggu penampilan.

“Plester lukanya bisa tidak kelihatan waktu aku pakai, dan tetap menempel meskipun aku banyak bergerak,” kata Tamara.
“Aku kan orangnya aktif banget, gampang terluka atau jatuh karena suka pakai heels. Ketika luka, sekecil-kecilnya luka, pasti akan mengganggu penampilan, tapi kalau pakai Hansaplast second skin protection ini rasanya lebih nyaman dan tetap percaya diri,” pungkasnya. (Henry)


Tinggalkan komen