Take a fresh look at your lifestyle.

Pengisi Suara Film Jumbo Quinn Salman Antusias Jadi Brand Ambassador Festival Musikal Indonesia 2025

Jakartakita.com – Nama aktris dan penyanyi Quinn Salman dikenal luas setelah menjadi pengisi suara Meri dalam film animasi Jumbo. Kesuksesan film tersebut di awal tahun ini membuat nama Quinn melambung terutama lewat lagu soundtrack bertajuk “Selalu Ada di Nadimu”.

Sebelum angkat nama di film Jumbo, dara kelahiran 15 tahun lalu ini sudah merintis karier sebagai penyanyi dan tampil di panggung musikal. Ia mengaku sudah lama kagum dengan pementasan musikal terutama sewaktu menyaksikan pentas musikal Petualangan Sherina pada 2018 lalu.

Foto: Image Dynamics

Tak heran kalau Quinn sangat senang dan antusias bisa terpilih sebagai salah satu brand ambassador Festival Musikal Indonesia (FMI) di tahun ini bersama Ara Ajisiwi dan Gerry Gerardo. Ia pun mengenang kembali awal dirinya kagum dan jatuh hati dengan pementasan musikal.

“Aku pertama kali nonton Musikal Petualangan Sherina waktu umur 8 tahun. Itu berkesan banget meski belum nonton filmnya, mulai dari ceritanya, panggung sampai musiknya,” ungkap Quinn Salman usai jumpa pers FMI 2025 di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Rabu, 22 Oktober 2025.

Pengalaman menyaksikan pentas musikal itu sangat berkesan bagi Quinn hingga membuatnya makin jatuh hati hingga memutuskan untuk tampil di pentas musikal. Ia bahkan sempat ikut audisi online dan terpilih sebagai pemeran Sherina di pentas musikal Petualangan Sherina generasi baru di tahun 2020.

Foto: Image Dynamics

Aktingnya merambah ke panggung pementasan lainnya lewat Musikal Keluarga Cemara dan kemudian mendapat peran di Jumbo yang saat ini menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Kini, sebagai brand ambassador Festival Musikal Indonesia (FMI) 2025 bersama Ara Ajisiwi dan Gerry Gerardo, ketiganya bakal mempromosikan pertunjukan musikal yang digelar pada 14-16 November di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

“Seru banget bisa jadi bagian dari Festival Musikal Indonesia tahun ini karena aku selalu nonton acara ini. Sebagai orang yang tumbuh di lingkungan musikal, rasanya senang melihat banyak teman-teman dari berbagai daerah tampil dan berbagi cerita lewat karya mereka,” kata Quinn.

“Semoga banyak yang datang ke FMI dan ikut merasakan semangatnya, karena setiap pertunjukan tentunya punya warna dan energi yang berbeda,” sambungnya.

Beragam kolaborasi lintas disiplin mewarnai FMI 2025, mempertemukan seniman tari kontemporer, teater musikal, dan musik tradisional dalam satu ruang kreatif. Lebih dari sekadar ajang pertunjukan, festival ini menjadi wadah pertemuan ide dan semangat antar pelaku seni dari berbagai daerah, menghadirkan keberagaman dan semangat kebersamaan yang merefleksikan wajah Indonesia masa kini.

FMI 2025 diinisiasi oleh Eksotika Karmawibhangga Indonesia (EKI) Foundation bersama Indonesia Kaya. Tiket dapat dibeli secara daring melalui BookMyShow.com dengan harga mulai dari Rp150.000 untuk one day pass dan Rp350.000 untuk three day pass.

Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung dapat menikmati 12 pertunjukan musikal, serta sesi interaktif, dan berbagai aktivitas pendukung yang dirancang untuk merayakan semangat berkarya dan keberagaman budaya Indonesia.  (Henry)


Tinggalkan komen