Take a fresh look at your lifestyle.

“Bunga Maaf” dari The Lantis Hadir di Official Trailer Film Suka Duka Tawa

Jakartakita.comBION Studios dan Spasi Moving Image resmi merilis official trailer film Suka Duka Tawa yang disutradarai oleh Aco Tenriyagelli. Tidak hanya memperlihatkan konflik keluarga yang penuh tawa dan air mata, trailer ini juga menghadirkan sebuah kejutan emosional, di mana lagu “Bunga Maaf” dari band indie-pop The Lantis hadir sebagai lagu tema yang mengikat cerita Tawa, karakter utama dalam film ini.

Kehadiran “Bunga Maaf” bukan sekadar pilihan musik latar, lagu yang membawa The Lantis meraih penghargaan AMI Awards 2025 dalam kategori Duo/grup Pop Terbaik ini, menjadi denyut nadi perjalanan emosional dari official trailer Suka Duka Tawa. Lirik dan atmosfernya menggambarkan dengan jujur dinamika hubungan Tawa (Rachel Amanda) dengan ayah yang lama menghilang, Keset (Teuku Rifnu Wikana). Melalui alunan lembut dan syair yang meneduhkan, “Bunga Maaf” mengajak penonton masuk ke perasaan rapuh, letupan humor, hingga upaya memaafkan luka masa lalu.

Sebagai sutradara yang memulai karier dari film pendek dan video musik, Aco Tenri memang memiliki kedekatan personal dengan musik sebagai medium penceritaan.

Hal ini yang membuat Suka Duka Tawa menjadi ruang bagi Aco untuk menempatkan musik bukan hanya sebagai pendukung suasana, tetapi sebagai bagian dari karakter yang tumbuh bersama ceritanya.

“Buat saya, musik selalu punya cara tersendiri untuk membuka pintu emosi seseorang. ‘Bunga Maaf’ punya kehangatan dan kesederhanaan yang cocok dengan perjalanan Tawa dan dinamika keluarganya,” ujar Aco Tenriyagelli dalam keterangan resminya pada Rabu (25/11/2025).

Pemilihan “Bunga Maaf” juga mencerminkan latar dunia Tawa sendiri yang merupakan seorang Stand-Up Comedian, seorang pencerita yang mengambil materi hidupnya, luka-luka kecil, dan kenyataan pahit lalu mengubahnya jadi sesuatu yang bisa ditertawakan.

Selain “Bunga Maaf”, ke depannya Aco dan tim juga memastikan bahwa Suka Duka Tawa akan menghadirkan beberapa soundtrack lainnya yang akan dirilis secara bertahap. Musik-musik ini dirancang tidak hanya melengkapi film, tetapi juga menjadi playlist sehari-hari tentang merayakan hidup, tentang berdamai, tersenyum, mengeluh sambil tertawa, hingga mengingat luka lama tanpa merasa sendirian.
Sementara itu, film Suka Duka Tawa juga akan melakukan penayangan world premiere dalam perhelatan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) ke-20 pada 6 Desember 2025 di Yogyakarta. Tiketnya pun sudah habis terjual sejak awal penayangan diumumkan.

Ikuti perkembangan terbaru dari film Suka Duka Tawa persembahan BION Studios dan Spasi Moving Image yang akan tayang segera di jaringan bioskop seluruh Indonesia pada 8 Januari 2026.


Tinggalkan komen