Take a fresh look at your lifestyle.

Menteri Ekraf Tutup BCF Ramadan 2026: Brand Lokal Siap Tembus Pasar Global

Jakartakita.com – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menutup Banten Creative Fest (BCF) Ramadan 2026 di Alun-Alun Barat Kota Serang, Selasa, 17 Maret 2026.

BCF Ramadan 2026 menampilkan lebih dari 80 brand lokal subsektor fesyen dan lifestyle,serta lebih dari 50 tenant kuliner, disertai pertunjukan musik dan aktivitas komunitas kreatif.

Turut mendampingi Menteri Ekraf dalam kegiatan tersebut Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu; Staf Khusus Menteri, Renanda Bachtar; serta jajaran pejabat eselon II Kementerian Ekraf. Hadir juga dalam festival itu Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, dan Anggota DPR RI, Rizki Aulia Rahman Natakusumah.

Foto: Kementerian Ekraf

Menteri Ekraf dalam sambutannya mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan BCF yang mampu menjadi ruang kolaborasi bagi komunitas kreatif dan pelaku usaha lokal. Langkah ini penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif agar mampu menjadi the new engine of growth.

“Saya sangat mengapresiasi masyarakat Banten, khususnya Kota Serang, yang mampu menghadirkan acara sekelas nasional seperti malam ini. Ini menunjukkan bahwa kreativitas anak-anak muda punya potensi besar untuk terus berkembang,” kata Menteri Ekraf, dilansir dari siaran pers Kementerian Ekraf.

Menteri Ekraf juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto, menetapkan Provinsi Banten sebagai salah satu lokasi prioritas pengembangan ekonomi kreatif dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, dengan dukungan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis Kekayaan Intelektual sebesar Rp10 triliun pada 2026.

Foto: Kementerian Ekraf

Sebelum penutupan, Menteri Ekraf menyempatkan diri meninjau creative booth dan berdialog langsung dengan pelaku usaha ekonomi kreatif.

Menteri Ekraf juga mengajak semua pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif di berbagai daerah.

“Kita melihat banyak brand lokal yang lahir dari kreativitas anak-anak muda. Saya yakin karya-karya ini tidak hanya bisa berkembang di tingkat nasional, tetapi juga memiliki peluang untuk menembus pasar global,” terang Menteri Ekraf.

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan bahwa kehadiran creative booth dalam BCF 2026 merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Banten dalam memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi daerah.

“Festival ini memperlihatkan semangat dan inovasi anak-anak muda Banten. Karya-karya mereka adalah kekuatan yang akan membawa daerah ini semakin maju,” ujar Andra.

BCF adalah ajang ekonomi kreatif yang menghadirkan creative booth produk lokal, kuliner, hiburan musik, serta aktivitas komunitas dalam satu ruang interaktif, khususnya dikemas dengan nuansa Ramadan.

Festival yang sudah berjalan selama sembilan tahun ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM dan brand lokal untuk memasarkan produk, memperluas jejaring, sekaligus mendekatkan karya kreatif kepada masyarakat luas. (Henry)


Tinggalkan komen