Sal Priadi Garap OST dan Bintangi Film Monster Pabrik Rambut yang Jadi Anthem Pekerja Lembur
Jakartakita.com – Sal Priadi menjadi salah satu yang sering menghiasi layar di media sosial berkat lagu-lagunya yang hits. Mulai dari “Gala Bunga Matahari” hingga “Ada Titik-Titik di Ujung Doa”, lagu-lagu Sal yang terkenal romantis silih berganti ramai digunakan pendengar di media sosial.
Kini, Sal bereksplorasi lewat karya terbaru berjudul “Kepala, Pundak, Kerja Lagi”. Sebuah lagu yang menjadi OST film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), yang turut dibintanginya. Video liriknya kini telah disaksikan lebih dari 2,5 juta views di YouTube sejak dirilis pertama kali pada momen Hari Buruh.
Berbeda dengan nuansa-nuansa romantis pada lagu-lagunya terdahulu, lagu “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” tampil secara berbeda. Lagu ini dibuka dengan lirik yang pernah kita dengar sejak masa kecil, tetapi dibawa ke suasana yang lebih muram. Mengangkat keresahan soal kelelahan dalam bekerja.

“Dalam menulis lirik untuk lagu Kepala, Pundak, Kerja Lagi aku tetap dengan gagasan yang sederhana. Sesuatu yang aku tangkap dari keseharian,” kata Sal Priadi dalam keterangan tertulis Palari Films, 12 Mei 2026.
“Tema di film Monster Pabrik Rambut itu kan juga membahas soal overwork, lembur, sesuatu yang sangat dekat sekali. Jadi aku bisa menangkap gagasan filmnya dengan mudah lalu aku sampaikan dengan caraku di lagunya,” sambungnya.
Jika biasanya draf lagu-lagunya berangkat dari tuts piano dan petikan gitar, kini ada perbedaan dalam proses penciptaan lagu Sal. Ia berkolaborasi dengan produser musik elektronik, Attila Syah, untuk menciptakan soundscape dalam materi lagunya.
Dalam prosesnya, ini juga menjadi pertama kalinya Sal menulis lagu di sebuah set syuting. Sebelumnya, Sal juga pernah menggarap lagu tema untuk film. Namun, yang dikerjakan di set syuting, terjadi pertama kali di Monster Pabrik Rambut.
“Awal lagunya ditulis di lokasi syuting. Ini sebuah pengalaman yang baru dan menjadi pengalaman menulis lagu yang dahsyat,” ungkap Sal.
“Saat menulis lirik, lagu ini juga terasa nuansa seperti sebuah marching solidaritas untuk para pekerja yang menghadapi dinamika dalam bekerja, termasuk overwork, semoga ini bisa menjadi anthem lembur untuk para pekerja,” lanjutnya.
Film Monster Pabrik Rambut menceritakan tentang PUTRI (Rachel Amanda) yang kehilangan ibunya, yang mati setelah beberapa hari tak tidur karena bekerja siang dan malam. Menurut MARYATI (Didik Nini Thowok), pemilik pabrik, ibunya mati bunuh diri.
Awalnya ia percaya, tapi IDA (Lutesha), adiknya, mengatakan bahwa ibu mereka mati karena kesurupan. Untuk membuktikan omongannya, Ida memutuskan untuk lembur, tak tidur berhari-hari, demi melihat sendiri sosok hitam yang merebut tubuh ibunya.
BONA (Iqbaal Ramadhan), adik bungsu mereka, punya kemampuan spesial. Ia mampu meregenerasi bagian tubuhnya. Sosok hitam berhasil menyandera Bona. Mampukah Putri dan Ida menyelamatkan Bona?
Film Monster Pabrik Rambut yang diproduksi Palari Films akan tayang mulai 4 Juni 2026 di bioskop Indonesia. Disutradarai oleh Edwin dari rumah produksi Palari Films, film ini dibintangi oleh Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, Sal Priadi, dan Kev.
Ikuti terus perkembangan terbaru tentang film Monster Pabrik Rambut persembahan Palari Films melalui akun Instagram resmi @palarifilms. (Henry)
