Jakartakita.com – Bertepatan dengan berakhirnya perhelatan Piala Dunia 2026, BOLALAPAN Creative Firm memperkenalkan Demo Version proyek film panjang berjudul Penendang Bebas, sebuah drama olahraga dan drama keluarga yang mengangkat tema sepak bola virtual (eFootball) serta perjuangan meraih kesempatan kedua dalam hidup.
Berbeda dengan trailer film pada umumnya, Demo Version ini bukan cuplikan adegan, melainkan pengenalan awal terhadap dunia cerita, karakter, suasana visual, dan konsep yang akan dikembangkan menuju produksi film layar lebar.
Film Penendang Bebas berkisah tentang seorang pria paruh baya yang memimpin tim sepak bola virtual dari sebuah perkebunan tebu demi mengejar gelar juara kompetisi nasional. Di balik persaingan tersebut, tersimpan perjalanan emosional tentang pencarian jati diri, penebusan masa lalu, dan harapan untuk memperbaiki kehidupan.

Sutradara sekaligus kreator cerita, Athpal Paturusi, mengatakan proyek ini telah ia riset dan tulis sejak 2016. Menurutnya, ide tersebut lahir dari kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola, sekaligus perkembangan game sepak bola seperti Winning Eleven, PES, FIFA, EA Sports FC, hingga eFootball.
“Di balik cerita olahraga dan kompetisi, film ini berbicara tentang seorang lelaki paruh baya yang dianggap telah selesai dalam hidupnya, padahal ia masih memiliki kesempatan untuk membuktikan dirinya,” ujar Athpal.
Ia menambahkan, riset film semakin kuat setelah Indonesia berhasil menjuarai FIFAe World Cup 2024 dan menjadi salah satu kekuatan dunia di cabang eFootball. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sepak bola virtual juga mampu menghadirkan kebanggaan dan emosi yang sama seperti sepak bola konvensional.
Dalam pengembangannya, Penendang Bebas mengusung tema besar change versus tradition, dengan latar kehidupan masyarakat agrikultur yang berpadu dengan perkembangan industri eSports.

Saat ini proyek film masih berada pada tahap pengembangan menuju pra-produksi. BOLALAPAN membuka peluang kolaborasi dengan investor, sponsor, maupun mitra kreatif untuk mewujudkan film yang menyasar penonton umum, komunitas sepak bola, hingga penggemar eSports.
Melalui proyek ini, BOLALAPAN juga memperkenalkan visinya sebagai firma kreatif yang mengembangkan kekayaan intelektual berbasis narasi dengan potensi dikembangkan menjadi film, serial, animasi, maupun bentuk IP lainnya. (Risma)
