PT PP Properti Kejar Target Menjadi Pengembang 5 Besar

Jakartakita.com – PT PP Properti terlihat agresif dalam membangun proyek properti selama dua tahun terakhir ini. Sebagai bukti, beberapa proyek, utamanya di pulau Jawa, mulai dari ruko, apartemen maupun yang berkonsep mix used development telah terserap pasar.

Dan mengawali agenda tahun 2015, anak usaha dari perusahaan konstruksi dan investasi ‘raksasa’ PT PP (Persero) Tbk tersebut, telah meluncurkan proyek apartemen baru di wilayah Serpong, Tangerang, bertajuk The Ayoma Apartement yang membidik segmen menengah atas.

“Visi dan misi kami ingin menjadi developer 5 besar di Indonesia,” kata Galih Saksono, Direktur Operasi PT PP Properti, di Serpong, Tangerang, Selasa (6/1).

Meski beberapa pengamat properti memprediksi pertumbuhan properti akan melambat di tahun kambing kayu 2015 karena berbagai macam faktor, namun Galih meyakini pasar properti masih menyimpan daya beli.

“Jika melihat perkembangan tahun 2014 lalu, produk kita sangat cepat diserap pasar. Artinya, selama kita menawarkan produk-produk yang selalu berbeda dan memberikan jawaban atas kebutuhan konsumen, saya optimis proyek properti masih akan terserap pasar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Galih mengurai beberapa strategi yang dilakukan PT PP Properti dalam menggarap pasar. Antara lain, dengan selalu menyediakan 5 feature disetiap proyek properti yang dibangun, seperti adanya food & beverage, daily activity, health, entainment dan daily needs. Selain itu, pemilihan lokasi yang strategis yang memudahkan penghuni untuk melakukan aktivitas juga menjadi kunci sukses dalam pemasaran produk.

“Dan yang lebih penting lagi, mesti attention to detail. Juga mesti tepat waktu dalam pembangunannya,” sahutnya lagi.

Ditambahkan, PT PP Properti tidak hanya sekadar menciptakan konsep arsitektur dan desain ruang bagi sebuah hunian, tetapi lebih dari itu. “Kami berusaha agar setiap bangunan yang diciptakan dapat menjadi tempat yang nyaman, menyelaraskan kehidupan dengan alam di sekitarnya, dan membuat penghuninya menjadi sehat lahir dan bathin,” jelas Galih.

Di PT PP Properti, lanjutnya, pengembangan proyek properti mesti memberikan aspek fungsional dan bukan sebagai spekulasi belaka, karena proyek-proyek yang unik dan mempunyai konsep yang jelas diyakini akan diburu baik oleh end user maupun investor. Dirinya pun memberi contoh proyek The Ayoma Apartement yang mengusung konsep Avant Garde dengan menawarkan kearifan lokal dari Rumah Makan Pecel Madiun yang memiliki taman yang luas dan asri. Diyakini proyek ini akan cepat terserap pasar.

“Makanya tidak heran, di tahun 2014 lalu, PT PP Properti mencetak pemasaran lebih dari Rp 1,3 triliun. Padahal, target pemasaran kami sampai Desember 2014 adalah Rp 1,2 triliun. Namun belum habis pemasaran sudah mencapai Rp 1,3 triliun,” tutur Galih.

Menghadapi tahun 2015, PT PP Properti terus melangkah dan berencana akan melantai di bursa dengan melakukan IPO (penawaran saham perdana) pada Mei 2015.

“Kami akan tancap gas menyambut akselerasi ekonomi dan aktivitas bisnis di awal tahun 2015 ini. IPO rencananya pada Mei 2015 dengan target pendanaan sekitar Rp 1,5 triliun dan melepas 30 persen saham,” tegasnya.

Sebagai informasi, saat ini beberapa proyek properti yang sedang dikembangkan dan dipasarkan PT PP Properti, antara lain Paladian Park Jakarta, Grand Kamala Lagoon Bekasi (Central Business District), Grand Sungkono Lagoon (Superblock), Apartemen Pavilion Permata Tower 1 dan 2 Surabaya, Sungkono Business Park Surabaya, Apartemen The Ayoma Serpong, Gunung Putri Square Bogor, Payon Amartha Semarang, serta yang akan segera dikembangkan adalah Dharmahusada Surabaya.

 

PT PPPT PP PropertiThe Ayoma Apartement
Comments (0)
Add Comment