BTN Kucurkan Dana Rp 10 Triliun untuk Bangun Rusunami PNS DKI

Jakartakita.com – Bank Tabungan Negara (Persero) mengucurkan dana Rp 10 triliun kepada Pemprov DKI Jakarta untuk membangun Prumah susun sederhana milik (rusunami) bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI. Rencananya rusunami tersebut akan dibangun di lahan 100 hektar milik DKI di Ciangir.  Selain rusun, di lahan tersebut juga akan dibangun panti jompo berkonsep villa bagi para warga lanjut usia (lansia). Para PNS akan tinggal di rusun dan warga lansia di panti jompo yang dilengkapi danau, taman, dan lain-lain.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, dengan pembangunan panti jompo itu diharapkan warga lansia tidak merasa kesepian dan dikucilkan, serta berada di tempat yang nyaman untuk menikmati masa tua mereka.

Sementara, tujuan pembangunan rusun untuk PNS karena banyak pegawai yang tak mampu membeli tanah karena harganya sudah terlalu mahal.

Ahok pun membeberkan rencana penggunaan pinjaman  sebesar Rp 10 triliun itu tidak hanya untuk membangun rusunami di Ciangir. Ia menyebutkan, dana itu juga bisa digunakan untuk pembangunan rusun warga kelas menengah di Kemayoran, Cilincing, dan Cakung. Semua proyek rusun ini akan dikerjakan oleh PT Jakpro.

Selain itu, Pemprov DKI juga akan terus memberikan penyertaan modal pemerintah (PMP) kepada PT Jakpro. Hingga saat ini, DKI baru menyetor modal Rp 2 triliun dari jumlah yang telah ditetapkan dalam Perda senilai Rp 10 triliun.

Bank BTNPemprov DKI JakartaPNSrusunami
Comments (0)
Add Comment