Jakartakita.com – menjelang dimulainya tahun ajaran baru, IKEA Indonesia mengajak keluarga untuk tidak hanya mempersiapkan perlengkapan sekolah anak, tetapi juga menata kembali rumah agar lebih mendukung rutinitas dan kebiasaan baru yang akan dijalani seluruh anggota keluarga.
Melalui kampanye bertajuk “Satu Rumah, Naik Kelas!”, IKEA mengajak keluarga Indonesia melihat bahwa momen kembali ke sekolah bukan sekadar soal membeli perlengkapan baru, melainkan juga kesempatan untuk membangun lingkungan rumah yang nyaman, teratur, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Interior Design Leader IKEA Indonesia, Muhammad Yusuf Attorik, mengatakan bahwa perubahan yang terjadi saat anak naik kelas tidak hanya dirasakan di sekolah, tetapi juga di rumah.
“Saat anak naik kelas, bukan hanya kebutuhan sekolah anak yang berubah, tetapi juga kebiasaan keluarga di rumah. Menjelang tahun ajaran baru, banyak keluarga mulai menata ulang ruang,
menyesuaikan rutinitas dengan kebutuhan anak, dan mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut fase yang baru,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/6/2026).
Menurut Yusuf, rumah memiliki peran penting dalam membantu anak membangun kemandirian, kebiasaan belajar yang baik, serta rasa percaya diri saat memasuki jenjang pendidikan yang baru.
Berdasarkan pengamatan Life at Home IKEA, kebutuhan keluarga saat memasuki tahun ajaran baru tidak hanya berkaitan dengan perlengkapan sekolah. Banyak keluarga juga mulai menyesuaikan area belajar, ruang penyimpanan, pencahayaan, hingga perlengkapan harian yang digunakan anak setiap hari.
Karena itu, IKEA menghadirkan berbagai inspirasi penataan ruang yang dapat membantu aktivitas belajar, bermain, beristirahat, dan berkumpul tetap berjalan seimbang di dalam rumah.
Business Leader IKEA Indonesia, Angela Krisyanti, menjelaskan bahwa setiap keluarga memiliki kebutuhan dan prioritas yang berbeda. Oleh karena itu, IKEA menyediakan berbagai pilihan produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing keluarga.
“Mulai dari meja dan kursi belajar, solusi penyimpanan, pencahayaan, hingga perlengkapan makan dan bekal, kami ingin membantu keluarga menemukan solusi yang fungsional, berkualitas, dan terjangkau untuk mendukung kehidupan sehari-hari mereka,” kata Angela.
Selain menyasar kebutuhan rumah tangga, IKEA juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung lingkungan belajar yang lebih baik melalui IKEA Business. Hingga 31 Juli 2026, pelanggan dari sektor pendidikan dapat menikmati diskon produk sebesar 5 persen untuk pembelian minimum Rp15 juta, serta diskon 7 persen untuk layanan instalasi dan perakitan.
Public Relations Manager IKEA Indonesia, Ririn Basuki, mengatakan bahwa tahun ajaran baru menjadi salah satu momen penting bagi keluarga untuk mengevaluasi kembali kebutuhan mereka di rumah.
“Melalui kampanye ‘Satu Rumah, Naik Kelas!’, kami ingin membantu keluarga berbelanja dengan lebih cermat dengan menunjukkan bagaimana solusi yang tepat dapat memberikan manfaat dalam keseharian mereka,” ujar Ririn.
Melalui kampanye ini, IKEA berharap dapat membantu keluarga Indonesia menciptakan rumah yang lebih siap menghadapi rutinitas baru, sekaligus menjadi ruang yang mendukung proses belajar dan tumbuh kembang anak secara optimal. (Risma)