Puncak HUT ke-499 Jakarta Akan Digelar di Bundaran HI pada 27 Juni 2026

Jakartakita.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada 27 Juni 2026.


Kabar tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, yang menyebut Bundaran HI dipilih sebagai lokasi utama perayaan hari jadi Jakarta tahun ini.


“Ulang tahun Jakarta 27 Juni, kita bikin di HI,” ujar Rano Karno saat menghadiri kegiatan di kawasan Taman Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.


Perayaan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-499 Jakarta yang mengusung tema “Bergerak Menuju Era Baru Jakarta”. Berbagai acara telah digelar sejak pertengahan Juni, mulai dari bazar UMKM, pertunjukan seni budaya, hingga kegiatan komunitas yang melibatkan masyarakat.


Sebagai salah satu ikon ibu kota, Bundaran HI dinilai menjadi lokasi strategis untuk menghadirkan perayaan yang dapat dinikmati warga Jakarta maupun wisatawan. Kawasan ini juga kerap menjadi pusat berbagai perayaan besar, termasuk malam pergantian tahun dan acara kebudayaan berskala nasional.


Meski detail acara belum diumumkan secara lengkap, perayaan puncak HUT Jakarta diperkirakan akan menghadirkan hiburan rakyat, pertunjukan budaya, serta pesta kembang api yang menjadi daya tarik utama bagi masyarakat.


Tahun ini, Jakarta memasuki usia ke-499 tahun dan tinggal selangkah lagi menuju perayaan lima abad atau 500 tahun pada 2027 mendatang. Momentum tersebut menjadi pengingat perjalanan panjang Jakarta sebagai pusat pemerintahan, bisnis, budaya, dan ekonomi Indonesia.


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan berbagai kegiatan HUT Jakarta yang berlangsung di sejumlah titik kota sebagai bentuk rasa cinta dan kebanggaan terhadap ibu kota.


Dengan tema “Bergerak Menuju Era Baru Jakarta”, perayaan tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi refleksi perjalanan Jakarta menuju kota global yang tetap berakar pada budaya dan identitas lokalnya. (Risma)

Comments (0)
Add Comment