Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Ternyata Warna Lidah Bisa Mendeteksi Penyakit

372


LidahJakartakita.com
– Lidah mempunyai peran sebagai indra pengecap dan pendeteksi rasa makanan seperti asam, manis, asin, pahit, atau pedas. Sama seperti halnya dengan kuku dan urin, lidah juga bisa mendeteksi penyakit dari warnanya.

Lidah terdiri dari satu set gabungan otot yang membantu kita untuk berbicara, merasa, dan menelan. Lidah kaya pembuluh darah sehingga setiap perubahan warna, juga tekstur dan kelembaban lidah akan menentukan kondisi kesehatan Anda.

Lidah yang sehat berwarna merah muda, sedang warna lidah lainnya bisa menjadi indikator kesehatan Anda.

1. Lidah berwarna putih
Hal ini umumnya terjadi pada seseorang yang kurang darah, sedang menderita typus, influenza, atau mempunyai masalah dengan pencernaan.

2. Lidah berwarna merah
Hal ini biasanya terjadi pada seseorang yang sedang mengalami panas tinggi. Apabila terdapat bintik merah, hal itu menandakan orang tersebut memiliki masalah dengan liver.

3. Lidah berwarna kuning
Walaupun tidak secara langsung menjadi pertanda bahwa seseorang terkena penyakit, lidah berwarna kuning bisa menjadi indikator bahwa orang tersebut terlalu banyak merokok dan makan makanan pedas.

4. Lidah berwarna ungu
Lidah yang terlihat keunguan biasanya menjadi pertanda bahwa peredaran darah seseorang kurang lancar atau dia sedang mengalami demam.

5. Lidah berwarna hitam

Lidah berwarna hitam menunjukkan kondisi berbahaya, terutama karena tidak terjaganya kebersihan mulut. Kadang-kadang bakteri terjebak sepanjang permukaan lidah, sehingga membuat bercak hitam di kulit. Merokok, minum terlalu banyak kopi, dan kebiasaan makanan yang tidak sehat berkontribusi terhadap kondisi ini. Berlatihlah cara membersihkan mulut, khususnya menyikat lidah, yang baik untuk menyingkirkan situasi ini.

6. Lidah berwarna coklat

Lidah berwarna kecokelatan bisa menunjukkan tahap awal kanker kulit yang disebut melanoma. Jika Anda memiliki bercak cokelat di lidah yang telah berubah menjadi semakin gelap, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda segera.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: