Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Setelah 19 Tahun Beraksi di Lapangan, Tim Duncan Akhirnya Pensiun

54

duncanJakartakita.com – Power forward andalan San Antonio Spurs, Tim Duncan, akhirnya pensiun setelah bermain 19 musim di NBA. Duncan telah memberikan yang terbaik untuk satu-satunya klub yang dibelanya sebagai seorang pebasket profesional tersebut, yaitu lima gelar juara NBA. Duncan juga secara individu meraih dua gelar NBA MVP, serta 15 kali masuk tim All-Star.

Duncan yang kini telah berusia 40 tahun mengumumkan pensiunnya pada Senin (11/7/2016) waktu setempat di San Antonio. Pertandingan terakhirnya terjadi pada 12 Mei lalu, dalam Game 6 semifinal Wilayah Barat. Saat itu Spurs kalah 99-113 dari Oklahoma City Thunder. Saat itu Duncan menghasilan 19 poin, lima rebound, dan sebuah blok dalam 34 menit berada di lapangan.

Pelatih Spurs, Gregg Popovich, dikabarkan ESPN akan mengadakan konferensi pers pada Selasa (12/7/2016) waktu setempat terkait keputusan Duncan untuk pensiun. Duncan sendiri tak ingin berbicara dengan media mengenai hal tersebut. Popovich dan Duncan tercatat bersama menghasilkan 1.001 kemenangan untuk Spurs, terbanyak dalam sejarah NBA untuk kombinasi pelatih dengan pemain.

Komisaris NBA Adam Silver menyebutkan Duncan telahh memberikan yang terbaik bagi liga. “Selama dua dekade Tim memberikan Spurs, Kota San Antonio, dan liga ini dengan kucuran gairah dan aksi berkelas. Seluruh keluarga besar NBA berterima kasih atas dampak yang ia berikan dalam perkembangan liga,” ungkapnya.

Pensiunnya Duncan mengakhiri kombinasi trio Duncan-Tony Parker-Manu Ginobili di Spurs. Mereka bertiga menghasilkan kemenangan terbanyak di NBA baik untuk musim reguler maupun play-off, sebuah rekor tersendiri. Ginobili secara khusus menyebut sebuah kehormatan dapat bermain dengan Duncan, demikian juga Parker.

Para rival Duncan pun memberikan pujian. “Ia jauh lebih hebat di lapangan dari yang orang kadang bicarakan. Saya sangat menyukai aksinya di lapangan,” kata mantan pebasket legendaris Los Angeles Lakers yang juga telah pensiun, Kobe Bryant.

Bryant menjadi satu-satunya pebasket yang bermain untuk satu klub NBA sepanjang karir lebih lama dari Duncan, yaitu selama 20 tahun. Duncan menyamai torehan John Stockton yang membela Utah Jazz selama 19 tahun, melebihi Karl Malone (Utah Jazz/18 tahun) dan Reggie Miller (Indiana Pacers/18 tahun).

Dengan telah pensiunnya Duncan dan Bryant, Kevin Garnett menjadi satu-satunya pebasket yang tersisa bermain di NBA musim depan dari para bintang yang tampil di musim 1997-98. Garnett yang juga telah berusia 40 tahun bermain di NBA sejak 1995. Ia telah dikontrak Minnesota Timberwolves untuk musim 2016-17.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: