Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Brasil Ditahan Imbang 10 Pemain Afsel, Argentina Kalah dari Portugal

62
foto: espn
foto: espn

Jakartakita.com – Tim Olimpiade sepakbola pria Brasil gagal menembus barikade pertahanan Afrika Selatan dalam pertandingan pertamanya di Grup A Olimpiade Rio 2016 yang berlangsung di Stadion Nacional, Jumat (5/8/2016) dini hari WIB. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0.

Tim Samba yang diperkuat trio Gabriel Jesus, Neymar, dan Gabriel Barbosa di lini depan tak mampu menghasilkan gol ke gawang Afsel, padahal tim lawan bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-59 setelah Mothobi Mvala menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah karena melanggar Zeca dengan kasar.

Kegagalan Brasil mencetak gol disebabkan cemerlangnya kiper tim Bafana Bafana, Itumeleng Khune. Ia mampu mementahkan seluruh peluang yang dihasilkan Neymar dkk sepanjang laga berlangsung.

Tendangan Neymar dari luar kotak penalti Afsel pada menit ke-28 dan 40 ditepis Khune keluar lapangan. Lalu di babak kedua ia dapat mengamankan tembakan-tembakan Gabriel Barbosa dan Zeca, juga sebuah peluang Neymar mendekati akhir pertandingan. Sedangkan pada menit ke-69, sepakan Gabriel Jesus menerpa tiang gawang kiri.

Hasil imbang membuat Brasil menempati peringkat pertama Grup A dengan satu poin, tapi dengan perolehan yang sama dengan tiga tim lainnya, yaitu Afsel, Irak, dan Denmark. Irak dan Denmark pada pertandingan sebelumnya di Stadion Nacional bermain 0-0.

Bila Brasil meraih hasil imbang, tim Olimpiade Argentina kalah dengan skor 0-2 di laga perdananya di Grup D, saat melawan Portugal di Stadion Olimpico João Havelange. Gol-gol Portugal dicetak Gonçalo Paciência (66′) dan Pité Trabulo (84′).

Argentina dalam laga ini diperkuat kiper Geronimo Rulli dan bek Victor Cuesta yang merupakan pemain senior, serta para bintang muda seperti striker Atletico Madrid Angel Correa dan Cristian Espinoza. Espinoza baru saja dibeli Villarreal dari Huracan dengan harga 7,2 juta euro dan dikontrak lima tahun.

Namun aksi Correa dan Espinoza tak membuahkan gol, sehingga Espinoza digantikan pemain anyar Paris Saint Germain, Giovani Lo Celso, pada menit ke-72, lalu Correa digantikan Giovanni Simeone, anak pelatih Atletico Diego Simeone, pada menit ke-79. Pergantian pemain yang dilakukan tersebut pada akhirnya tak menghasilkan gol.

Dengan kemenangan atas Argentina, Portugal memuncaki klasemen Grup D dengan tiga poin. Peringkat kedua menjadi milik Honduras juga dengan tiga poin, yang sebelumnya di Olimpico Joao Havelange mengalahkan Aljazair 3-2. Gol-gol Honduras dicetak Romell Quioto (13′), Marcelo Pereira (33′), dan Anthony Lozano (79′). Sedangkan gol-gol Aljazair dihasilkan Sofiane Bendebka (68′) dan Baghdad Bounedjah (85′). Aljazair di peringkat tiga dan Argentina di peringkat empat, keduanya tanpa poin.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: