Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

DKT Indonesia Gelar Kampanye #UbahHidupLo Untuk Indonesia Sehat

Peringati Hari AIDS Sedunia 2017

103
foto : istimewa

Jakartakita.com – Peringatan Hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap tanggal 01 Desember merupakan momen bagi semua lapisan masyarakat untuk bekerja-sama mewujudkan pencegahan HIV-AIDS, yang dimulai dari kesadaran diri masing-masing guna menerapkan perilaku hidup sehat dengan TTM (Tahan Diri, dengan tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah; Tetap Setia dengan pasangan; dan Main Aman atau selalu menggunakan kondom pada saat melakukan hubungan seksual berisiko).

Seperti yang diketahui, bahwa saat ini faktor risiko infeksi HIV-AIDS tertinggi di Indonesia bukan lagi disebabkan oleh penggunaan jarum suntik, namun akibat hubungan seksual yang tidak terproteksi (Sebanyak 72,4 persen kejadian HIV di Indonesia disebabkan oleh hubungan seksual yang tidak terproteksi).

Menyadari akan pentingnya keterlibatan masyarakat luas dalam upaya penanggulangan HIV-AIDS, DKT Indonesia, organisasi Pemasaran Sosial yang bergerak di bidang penyedia alat kontrasepsi yang terkenal dengan Kondom Sutra, Kondom Fiesta, dan juga Kontrasepsi Andalan, mengadakan kampanye #UbahHidupLo untuk Indonesia Sehat guna memperingati Hari AIDS Sedunia 2017.

“Kami melihat bahwa upaya pencegahan HIV-AIDS di Indonesia masih terkendala persepsi masyarakat, salah satunya karena kurangnya kesadaran akan pentingnya kesehatan seksual reproduksi. Untuk itu, melalui kampanye #UbahHidupLo, mari bersama-sama menerapkan hidup sehat, untuk mewujudkan Indonesia sehat, Indonesia bebas HIV-AIDS di tahun 2030,” terang Juan Enrique Garcia, President Director DKT Indonesia di Jakarta, Senin (27/11/2017).

Dikesempatan yang sama, dr. Wiendra Waworuntu, M. Kes Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan, penanggulangan HIV-AIDS di Indonesia menghadapi berbagai macam tantangan yang kompleks, sehingga membutuhkan kerja-sama dari semua pihak.

“Mulai dari cakupan pencegahan dan pengobatan HIV, penguatan kualitas pelayanan kesehatan, regulasi yang tepat dan efektif, juga penghapusan stigma dan diskriminasi. Untuk mendukung terwujudnya program 3 Zero, Pemerintah memperkuat komitmen yang salah satunya berfokus pada upaya penggunaan kondom sebagai dual proteksi, perbaikan akses pelayanan kesehatan, dan juga penguatan edukasi kepada kalangan berisiko,” jelasnya.

Sementara itu, Pierre Frederick selaku Deputy GM Consumer Healthcare DKT Indonesia menjelaskan, bahwa perayaan Hari AIDS Sedunia telah menjadi agenda utama DKT Indonesia setiap tahunnya.

Pada tahun ini, selain menyelenggarakan Press Conference untuk meneguhkan komitmen bersama antara Pemerintah, DKT Indonesia dan juga media massa guna bersama-sama menyukseskan program 3 Zero (Zero HIV infection, Zero stigma and discrimination and Zero AIDS related death).

DKT Indonesia juga akan turun langsung ke masyarakat melalui kegiatan edutainment menarik, dengan menghadirkan kampanye #UbahHidupLo Dance4Life pada acara Car Free Day tanggal 03 Desember 2017 mendatang.

Semua masyarakat umum bisa turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dance4Life merupakan global movement yang ditujukan bagi anak muda di seluruh dunia untuk menari, sekaligus mencegah penyebaran infeksi HIV-AIDS di dunia.

“Kami sengaja mengemas kampanye pencegahan HIV-AIDS dengan cara yang menyenangkan, menginspirasi, dan juga menggunakan metode yang menarik bagi masyarakat. Saat ini kampanye #UbahHidupLo telah berhasil menjangkau lebih dari 10.000 masyarakat di 23 Pelabuhan seluruh Indonesia dan juga berhasil menduduki trending topic twitter pada bulan Januari lalu. Menyusul keberhasilan tersebut, kali ini kami kembali meluncurkan video spesial Hari AIDS Sedunia 2017 yang mengangkat perjuangan Ibu Hages, seorang ODHA dan juga pendiri LSM Kuldesak yang inspiratif, yang berhasil membuktikan bahwa HIV bukanlah hambatan seseorang untuk tetap berkarya,” jelas Daniel Tirta selaku Project Manager #UbahHidupLo.

Adapun Hages Budiman,pendiri LSM Kuldesak mengungkapkan, “Menurut saya kesadaran masyarakat untuk selalu menerapkan hidup sehat dengan TTM dimanapun dan kapanpun merupakan hal yang utama untuk mencegah HIV saat ini. Karena walau bagaimanapun, pencegahan HIV dimulai dari diri kita masing-masing. Selain itu, sebagai seorang ODHA saya ingin berpesan kepada masyarakat bahwa seorang ODHA mempunyai hak yang sama dalam pekerjaan, pendidikan, lingkungan, dan juga pelayanan kesehatan. Jadi, jangan jauhi mereka yang hidup dengan HIV positif dan dukung semangat mereka untuk hidup”.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: