Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Paduan Suara The Archipelago Singers Pukau Warga Perancis

1,821
foto : istimewa

Jakartakita.com – The Archipelago Singers, paduan suara Indonesia ternama yang telah meraih berbagai penghargaan internasional kembali memukau masyarakat Eropa dalam Festival des Choeurs Laureats 2018 di 5 kota di Perancis pada tanggal 23-27 Juli 2018.

Para penonton festival ini kagum dengan penampilan The Archipelago Singers, banyak dari mereka datang dari berbagai kota di Eropa untuk menghadiri festival bergengsi ini.

“Sampaikan terima kasih kami kepada semua choristers dan konduktor Anda yang luar biasa untuk konser yang sensasional ini. Kami senang melihat keberagaman dapat memberikan hasil yang sangat luar biasa. Saya hadir di sana dengan teman-teman dari beberapa Negara Eropa (Denmark, Belanda, Prancis, dan Belgia) untuk menikmati suara anda yang luar biasa. Sekali lagi terimakasih, standing ovations memang pantas kalian dapatkan,” kata Juliette Borg, salah satu penonton di festival tersebut, dalam siaran pers yang diterima Jakartakita.com, Kamis (26/7/2018).

Sambutan hangat pun datang dari Jean-Francois Perilhou, Walikota Vaison la Romaine – Provence, Perancis, kota yang dijuluki sebagai satu-satunya kota paduan suara Eropa.

“Pesan penuh makna dari Festival des ChœursLaureats adalah seni polifoni bisa membuat persaudaraan di setiap negara, tetapi seni yang sama juga bisa merekatkan persaudaraan di seluruh dunia, melintasi benua,” ucapnya.

Menurut Darmawan selaku Chairman The Archipelago Singers, hal yang sangat membanggakan adalah, sejak awal diselenggarakannya festival ini 25 tahun yang lalu, The Archipelago Singers adalah paduan suara Indonesia pertama yang diundang secara resmi untuk tampil di festival paduan suara non-kompetisi paling prestisius di dunia tersebut.

Terdiri dari 31 penyanyi yang memiliki ragam latar belakang budaya, suku, agama dan profesi berbeda, kelompok ini membawakan 15 lagu di tiap konsernya yang terdiri dari komposisi paduan suara klasik, lagu-lagu popular tanah air, hingga lagu tradisional seperti Mande Mande, Soleram dan Tak Tong Tong.

Hal ini sesuai dengan komitmen The Archipelago Singers untuk mempromosikan semangat “kebersamaan dalam keberagaman” melalui musik paduan suara di Indonesia.

“Merupakan sebuah kehormatan yang sangat membanggakan bagi The Archipelago Singers untuk mewakili Indonesia di Festival des Choeurs Laureats 2018. Dalam festival ini, kami akan merepresentasikan keindahan keberagaman di tanah air yang memiliki berbagai suku, bahasa dan budaya kepada masyarakat Eropa yang akan menyaksikan penampilan kami di Prancis, dimana festival ini menjadi salah satu tujuan hiburan musim panas oleh masyarakat pencinta music klasik di Eropa. Oleh karena itu, kami berharap dukungan dan doa dari semua pihak di tanah air agar kami bisa tampil sebaik mungkin dan mengharumkan nama bangsa di festival tersebut,” terang Darmawan.

Festival des Choeurs Laureats sendiri, yang bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia memiliki arti ‘Festival Para Juara Paduan Suara’, bukanlah festival paduan suara biasa.

Pasalnya, setiap tahun hanya 3 paduan suara dari seluruh dunia yang diundang ke festival tersebut, dan tim paduan suara yang mendapat undangan dipastikan sudah mendapat pengakuan luas sebagai paduan suara yang memiliki kualitas suara terbaik.

Selain The Archipelago Singers yang mewakili Indonesia, penampil tahun ini di festival bergengsi tersebut adalah paduan suara “Sola” dari Riga, Latvia dan “Art’ n’ Voices” dari Wejherowo, Polandia.

Sementara itu, di ajang Festival des Choeurs Laureats 2018, The Archipelago Singers tampil dengan mengenakan kostum tradisional Makassar, dengan corak warna bendera Indonesia yakni merah putih. Paduan suara ini dipimpin oleh konduktor berbakat Ega O. Azarya untuk membawakan 17 lagu menggunakan beragam aransemen baru yang beberapa diantaranya dibuat khusus untuk The Archipelago Singers.

“The Archipelago Singers harus melewati perjalanan panjang penuh liku untuk dapat dipercaya tampil di Festival des Choeurs Laureats. Merupakan sebuah kewajiban dan wujud bakti bagi kami untuk memperkenalkan kebudayaan dan keberagaman di Indonesia melalui keindahan seni suara yang ditampilkan secara harmonis dalam setiap penampilan di festival ini,” papar Darmawan.

Dirinya juga mengungkapkan, “Persiapan The Archipelago Singers untuk tampil di festival tersebut tidak dapat terlaksana tanpa dukungan penuh beragam pihak, mulai dari pemerintah Indonesia, serta Wings Group yang sangat peduli dengan misi kebudayaan yang kami usung, serta beragam pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Terimakasih untuk seluruh dukungan dan bantuan yang diberikan bagi kami, hal itu menjadi motivasi khusus agar kami bisa menghadirkan penampilan terbaik.”

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: