Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Usul Kontroversial Ahok Melegalkan Prostitusi

0 552

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tiket Pesawat Murah Airy

foto: istimewa
foto: istimewa

Jakartakita.com –  Wacana Pemprov DKI Jakarta, bakal menghadirkan tower apartemen khusus prostitusi yang legal muncul sesaat terbongkarnya praktek prostitusi di apartemen Kalibata City oleh Polda Metro Jaya akhir pekan lalu.

“Ide ini datang dari Pak Gubernur (Ahok), harus ada tower yang melegalkan urusan prostitusi,” tandas Saefullah, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta di Balaikota, Senin (27/4/2015)

Untuk lokasi yang akan digunakan untuk didirikan tower tersebut belum dilakukan pembahasan. Pihaknya masih menunggu respons dari masyarakat mengenai wacana tersebut. “Mengenai lokasinya belum kita bahas. Wacana tower itu masih wacana saja,” tegas Saefullah.

Saefullah pun mengatakan, bahwa ide dari Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta tentang adanya satu apartemen khusus prostitusi, akan diperuntukkan untuk orang-orang yang berprofesi seperti itu dan bersertifikat.

Artikel Terkait
1 daripada 209

“Seperti di Philipina. Jadi kalo dia memang profesinya PSK maka akan disertifikasi, dan punya sertifikat khusus,” ungkapnya.

Pihaknya dikatakan memang sengaja melempar ide legalisasi prostitusi. Ini dilakukan untuk mendapatkan respon dari masyarakat luas apakah bisa dilakukan atau tidak, dan tentunya suara terbanyak.

“Tower ini bisa didirikan di Kepulauan Seribu, atau mungkin di pinggiran mana. Jadi saya tekankan, ini masih ide. Nanti kami akan dengarkan terus, respon-respon dari masyarakat akan tertampung,” tuturnya.

Saefullah menambahkan, ambil sisi positifnya saja. Dengan dilegalkannya praktik prostitusi, maka akan membantu pemerintah dalam pengendalian penyakit menular HIV AIDS.

“Alasannya biar dia tidak nyebar kemana-mana. Istilahnya pak gubernur, ini kan bagian dari keberadaan masyarakat. Beliau bilang ini sampah. Sepanjang manusia itu ada, perbuatan menyimpang akan selalu ada. Dari pada ngumpet-ngumpet, gimana kalau dilegalkan saja sekalian,” imbuhnya.

“Belajar dari  Surabaya, lokalisasi Dolly yang ditutup, dampaknya menusuk kemana-mana, ke kiri ke kanan, hampir semua lokasi. Ini kan jadi tambah repot pengendaliannya,” tandas Saefullah.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More