Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

MRT Bandung Raya ‘Nyambung’ dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

0 1,716
foto: istimewa
foto: istimewa

Jakartakita.com –Ā Pembangunan monorel (Mass Rapid Transit/MRT) Bandung Raya di Jawa Barat, nantinya akan terintegrasi dengan pembangunan kereta cepat Bandung-Jakarta.

“Jadi tadi itu rapat tindak lanjut pembangunan monorel dan yang lebih penting sekarang adalah sudah ada sinkronisasi dengan kereta api super cepat Bandung-Jakarta dengan monorel atau LRT Bandung Raya,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa kepada Antara usai rapat dengan Konsorsium Chong King, Tiongkok, di Gedung Sate Bandung, Senin, (14/12/2015).

Ia mengatakan sinkronisasi antara monorel Jawa Barat dengan kereta cepat Bandung-Jakarta lebih lanjut akan dibahas oleh Dinas Perhubungan Jawa Barat.

Selain itu, lanjut Iwa, dalam rapat tersebut juga dibahas tentang percepatan nota kesepahaman tentang Sister Provinsi Jawa Barat dengan Provinsi Chong King, Tiongkok.

“Untuk selanjutnya, bulan Maret akan ditandatangi dalam rangka untuk memperkuat hubungan kerja sama sekaligus juga untuk mempermudah pendanaan, sehingga kita dapat pendanaan lebih besar,” ujar Iwa.

Artikel Terkait
1 daripada 231

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedy Taufik menambahkan integrasi atau sinkronisasi antara monorel Jawa Barat dan kereta super cepat Bandung-Jakarta adalah aspek programnya bukan investornya.

“Kan masing-masing sinkronisasi itu program bukan investor. Investor mana tapi semuanya terkoneksi,” ujarnya.

Ia mengatakan sinkronisasi tersebut akan ditentukan jika Pemprov Jabar sudah menentukan apakah akan membangun monorel atau LRT (kereta ringan) di kawasan Bandung Raya.

“Kalau sekarang, teknologi China bisa LRT atau monorel yang penting integrasi itu sekarang stasiunnya harus terkoneksi dengan yang Kota Bandung. Nanti pengembangan kawasannya di mana milik Kota Bandung kita di situ masuk, jangan sampai kita yang bergerak. Stasiunnya satu, kita yang bergerak,” ujar Dedy Taufik.

Ia menambahkan, pembangunan kereta api cepat Bandung-Jakarta, monorel Jabar dan LRT Kota Bandung harus saling terkoneksi.

“Masa sekarang pergerakannya dari Jakarta ke Bandung 35 menit, tapi terus naik bus kota. Nah itu yang kita siapkan peralatannya, kita bicara sinkronnya atau pengembang atau transit oriented development,” katanya.



Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More