Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Manipulasi Kehadiran, Lurah Kartini Dipecat

0 618

Tiket Pesawat Murah Airy

foto: istimewa
foto: istimewa

Jakartakita.com – Pemerintah Kota Jakarta Pusat copot Lurah Kartini Leo Tantino. Sebelumnya, selama setahun menjabat, Leo kedapatan sering memanipulasi presensi atau absensi kehadiran.

Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengatakan telah membuat keputusan mencopot jabatan Leo sebagai sanksi atas pelanggaran yang ditemukan jajarannya saat inspeksi mendadak (sidak) pada beberapa waktu lalu. Menurutnya, hukuman tersebut sudah tepat diberikan dan menjadi pelajaran bagi pegawai pemerintahan lainnya.

Mangara menjelaskan, berdasarkan penyelidikan Inspektorat, Leo terbukti mengakali presensi. Leo meminta seorang pegawai harian lepas Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, membuat presensi baginya. Presensi palsu itu pun membuat kehadirannya penuh, bahkan saat libur.

Artikel Terkait
1 daripada 34

Asisten Pemerintahan Jakarta Pusat Budi Roso mengatakan, saat inspeksi mendadak yang dipimpin Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Arifin di Kelurahan Kartini pada Kamis (20/1/2016) pekan lalu, semua jari tangan Leo tak bisa dibaca mesin presensi sidik jari. Padahal hampir semua jari tangan pegawai Kelurahan Kartini dapat terbaca oleh alat pemindai itu.

Arifin pun curiga Leo mengakali mesin itu. Kecurigaannya makin menguat ketika seorang pegawai menempelkan jarinya tapi yang muncul di layar nama Leo Tantino. Dengan cara itu, kehadiran Leo di kantornya mencapai 100 persen, termasuk pada akhir pekan ketika kantor libur.

Hasil penyelidikan Inspektorat semakin diperkuat oleh kesaksian penjaga Kelurahan Kartini, Ujang Bustami. Pria 68 tahun itu menuturkan Leo kerap datang di atas pukul 09.00. Padahal jam kerja pegawai negeri dimulai pukul 07.30. Namun yang lebih mengherankan, dalam daftar absensinya Leo selalu hadir tepat waktu bahkan sebelum jam 07.30.

Mangara menjelaskan, selama Leo menjadi Lurah Kartini, tak ada prestasi menonjol dari dia. “Kinerjanya juga biasa saja, tak ada yang istimewa,” ucapnya.

Setelah dicopot, Leo akan menjadi anggota staf di kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Open chat
1
Hello can we help you?