Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Thailand Bersiap Hadapi Australia dan Jepang

0 575

Tiket Pesawat Murah Airy

foto: espn
foto: espn

Jakartakita.com – Pengundian pembagian grup kualifikasi terakhir Piala Dunia 2018 zona Asia telah dilakukan di Malaysia pada 12 April 2016. Hasilnya, satu-satunya wakil Asia Tenggara yang masih bertahan, Thailand, tergabung di Grup B.

Tim Negeri Gajah Putih tergabung bersama dua raksasa zona AFC, yaitu Jepang dan Australia, serta tim-tim kuat Asia lainnya, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Irak. Sementara di Grup A, Korea Selatan, Iran, Uzbekistan, Tiongkok, Qatar, dan Suriah, bertarung memperebutkan dua tiket langsung lolos ke Piala Dunia.

Pelatih Thailand, Kiatisuk ‘Zico’ Senamuang, tentunya harus bersiap membawa timnya menghadapi Australia dan Jepang serta tim-tim lainnya. Sejauh ini, tim nasional Thailand menunjukkan kemampuan untuk melaju sampai ke babak grup terakhir. Namun, melawan tim sekelas Australia dan Jepang, tentu tak mudah.

Artikel Terkait
1 daripada 2,024

Senamuang menyebut ia akan membawa timnya melewati setiap pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi. “Kami akan menghadapi Jepang dan Australia dengan kepercayaan diri yang tinggi. Apalagi saat bermain kandang, para pendukung kami akan mendukung kami dengan semaksimal mungkin, sehingga kami pun akan bermain semaksimal mungkin. Kami gembira dengan tantangan yang harus dihadapi,” ungkap Senamuang, seperti dikutip ESPN Soccer Rabu (13/4/2016).

Thailand akan mengawali babak grup terakhir dengan melawan tuan rumah Arab Saudia pada 1 September 2016. Setelah itu mereka menjamu Jepang lima hari kemudian.

Sementara itu Indonesia masih berkutat dengan masalah pembekuan PSSI. La Nyalla Matalitti, yang terpilih sebagai Ketua Umum PSSI sebelum organisasi sepakbola Indonesia tersebut dibekukan pemerintah, sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Kadin. Lalu karena menang pra peradilan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (12/4/2016), status tersangka dan DPO La Nyalla dicabut.

Tapi pada Rabu ini Kejaksaan Tinggi Jawa Timur memutuskan untuk mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru. Dengan begitu, La Nyalla kembali menjadi tersangka.

Secercah harapan untuk sepakbola Indonesia adalah akan berlangsungnya kompetisi Indonesia Soccer Championship A 2016 mulai akhir bulan ini, setelah jagad sepakbola tanah air hanya diramaikan turnamen demi turnamen.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Open chat
1
Hello can we help you?