Take a fresh look at your lifestyle.

Lion Air Berhentikan Direktur Tekniknya

Lion Air Telah Menunjuk Muhammad Rusli Sebagai Pelaksana Tugas Direktur Teknik Lion Air

0 9,670
foto : dok. Lion Air Group

Jakartakita.com – Lion Air melaksanakan arahan dan keputusan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) dalam hal ini sebagai regulator, mengenai status merumahkan dan memberhentikan Direktur Teknik Lion Air, Muhammad Asif yang menjabat sebagai Direktur Teknik Lion Air saat ini.

“Untuk selanjutnya, Lion Air telah menunjuk Muhammad Rusli sebagai Pelaksana Tugas Direktur Teknik Lion Air. Keputusan ini berlaku efektif per tanggal 31 Oktober 2018 hingga pemberitahuan lebih lanjut,” jelas Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam siaran pers yang diterima Jakartakita.com, Rabu (31/10/2018) siang.

Sementara itu, sehubungan dengan informasi yang beredar dan berkembang mengenai status kepemilikan usaha Lion Air Group, Danang menegaskan bahwa Lion Air merupakan perusahaan penanaman dalam negeri yang dimiliki oleh dua orang berkewarganegaraan Indonesia, yang berkedudukan di Jakarta.

Related Posts
1 daripada 5,195

“Sampai saat ini, sesuai dengan dokumen akta pendirian PT Lion Mentari Airlines yang disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham), bahwa pemegang saham tidak ada dimiliki oleh asing. Pendiri dan Direksi Lion Air adalah semua berkewarganegaraan Indonesia,” tegas Danang.

Lebih lanjut diungkapkan, sebagai informasi tambahan terkait penanganan musibah kecelakaan pesawat Lion Air penerbangan JT-610, hingga kini, manajemen telah menerima konfirmasi dari Badan SAR Nasional (BASARNAS) per 30 Oktober 2018 yaitu 24 kantong, sehingga jumlah menjadi 48 kantong (pada 29 Oktober 2018 terdapat 24 kantong). Total tersebut sudah dibawa dan berada di RS POLRI Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Untuk selanjutnya pihak keluarga penumpang dan kru hari ini tetap dilanjutkan untuk proses identifikasi (Disaster Victim Identification) berada di RS POLRI. Lion Air juga sudah mempersiapkan dan melakukan pendampingan kepada keluarga (family assistant) di setiap posko JT-610,” tutur Danang.

Lebih lanjut disampaikan bahwa upaya evakuasi seluruh penumpang, kru dan pesawat JT-610 yang mengalami kecelakaan pada (29/10) di perairan Karawang, Jawa Barat terus dilakukan.

Lion Air membuka crisis center dan untuk infomasi penumpang di nomor telepon (021)-80820002

 

Tinggalkan komen