Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Erha Clinic Luncurkan Aplikasi ERHA.DNA, Perawatan Kulit Berbasis AI

2,064

Jakartakita.com – lnovasi teknologi perawatan kulit di Erha Clinic semakin maju seiring dengan kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Yang terbaru, Erha Clinic meluncurkan ERHA.DNA sebagai smart skin solution yaitu sebuah sistem pintar berbasis artificial intelligence (AI) dan DNA, untuk menentukan personalized product yang sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan unik setiap individu.

“Karena tidak ada individu yang sama, sistem pintar ERHA.DNA akan membantu merawat kulit dengan tingkat akurasi penilaian yang tinggi karena diformulasikan sesuai dengan hasil tes Al dan DNA tubuh kita,” jelas dr. Devina Nova Estikaratri selaku Head of ERHA.DNA di acara peluncuran Aplikasi ERHA.DNA di Jakarta, Kamis (24/10).

Lebih lanjut dijelaskan, sistem pintar ERHA.DNA sebagai smart skin solution terdiri dari 3 rangkaian sistem terpadu, yang mampu mengidentifikasi karakter genetik setiap individu.

Sistem pertama adalah Smart Assistant yaitu ERHA.DNA Mobile App sebagai sahabat pintar yang membantu mengidentifikasi jenis kulit, memantau perkembangan, hingga memberikan informasi yang bersifat interaktif sesuai dengan karakter kulit Anda.

Artikel Terkait
1 daripada 7

Sistem kedua adalah Smart Innovation yaitu ERHA.DNA Test Kit sebagai alat pintar yang terdiri dari DNA Swab sebagai media pemeriksa karakter genetik kulit, Moisture Tester untuk mengetahui kelembaban kulit, dan Skin Lens untuk mengetahui kondisi pori-pori.

Sistem ketiga adalah Smart Treatment yaitu ERHA.DNA Skincare Products sebagai rangkaian pintar perawatan kulit yang terdiri dari Cleanser, Day Moisturizer, Sunscreen, Essence dan Night Moisturizer yang dipilih sesuai dengan jenis kulit dan karakter genetik setiap individu. Karena disesuaikan dengan DNA tubuh, ERHA.DNA Skincare Products ini memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi dalam merawat kulit.

“lnovasi ini, awalnya lahir dari aspirasi Erha untuk menjawab kebutuhan konsumen yang kian membutuhkan solusi praktis namun efektif. Pengembangan ERHA.DNA yang membutuhkan waktu lebih dari 2 tahun, melibatkan proses yang cermat dalam mengkombinasikan pemilihan teknologi yang tepat. Hasilnya adalah inovasi yang science-based, evidence-based dan Iengkap, baik dari segi teknologi maupun rangkaian produk,” ungkap dr. Devina.

Andreas Antoninus, Business Innovation Senior Manager Derma Global Ventura menambahkan, pada sistem ERHA.DNA Mobile App dan ERHA.DNA Test Kit, penilaian kondisi kulit dianalisa menggunakan teknologi berbasis artificial intelligence (Al) dan DNA.

“Al disini dirancang untuk menentukan kondisi kulit saat ini serta perubahannya. Al mengawali analisa lewat sejumlah kuesioner pada ERHA.DNA Mobile App dan rangkaian tes menggunakan ERHA.DNA Test Kit yang juga melakukan analisa DNA melalui sampel saliva. Melalui sistem algoritma unik dan hasil tes DNA, basis data kemudian akan menentukan rangkaian produk yang paling sesuai dengan kondisi kulit konsumen,” jelasnya.

Adapun Alfons Sindupranata selaku CEO Derma Global Ventura mengungkapkan, dengan sistem pintar ERHA.DNA, konsumen tidak perlu Iagi menyaring sekian banyak produk perawatan dan melalui perjalanan trial and error. Konsumen akan Iangsung mendapatkan rangkaian produk perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit dan bisa secara rutin memeriksa perubahan yang terjadi pada kulit selama menggunakan rangkaian perawatan tersebut.

”Peluncuran ERHA.DNA sebagai smart skin solution ini akan menjadi sebuah momen penting dari perjalanan 20 tahun Erha sebagai brand dengan layanan dan produk perawatan kulit terpadu, yang sejak awal berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dengan memberikan solusi terdepan dan hasil yang nyata. Sekaligus menjadi milestone bagi perjalanan Derma Global Ventura atau DGV sebagai holding company yang menaungi Erha, yang merupakan salah satu dari sekian brand dalam portfolio bisnis kami di bidang dermatologi. Kami berharap, peluncuran inovasi ERHA.DNA ini tidak hanya bisa menjadi bagian dari revolusi perawatan kulit di Indonesia, tetapi juga memberikan kontribusi besar dalam menjaga kualitas kesehatan kulit masyarakat Indonesia,” ungkap Alfons Sindupranata.  (Edi Triyono)


Interested in writing for Jakartakita.com? We are looking for information and opinions from experts in a variety of fields or others with appropriate writing skills.
The content must be original on the following topics: lifestyle (beauty, fashion, food), entertainment, science & technology, health, parenting, social media, and sports.
Send your piece to redaksi@jakartakita.com

Open chat
1
Hello can we help you?
Powered by