Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Adev Tawarkan Jasa Maklon Kosmetik Bagi Kalangan Milenial

2,228

Jakartakita.com – Bisnis kosmetik di Indonesia memiliki peluang yang cukup besar.

Dilansir dari situs Kemenperin, pada tahun 2018 pertumbuhan industri kosmetik di Indonesia naik 15% dari tahun sebelumnya (2017), kemudian meningkat Iagi sebanyak 9% menjadi 29% di tahun 2019.

Peningkatan ini besar kecilnya dipengaruhi oleh kemudahan memproduksi kosmetik milik sendiri yang difasilitasi oleh perusahaan jasa maklon.

Adapun salah satu perusahaan jasa maklon di bidang kosmetik yang berkualitas, yaitu PT Adev Natural Indonesia yang berdiri sejak 15 Januari 2007 dengan mengusung konsep “Back to Nature”.

PT Adev Natural Indonesia membuat seluruh produk kosmetik dengan keamanan dan legalitas yang terjamin.

Prof. Dr. IR. Erliza Hambali, Msi selaku Komisaris Utama mengatakan, sebagai perusahaan jasa maklon, PT Adev Natural Indonesia sangat mendukung mereka yang ingin memulai bisnis kosmetik dengan merek sendiri, terutama dari kalangan kaum milenial.

“Melihat peluang industri kosmetik yang cukup besar, pasti tidak sedikit masyarakat yang tertarik. Terlebih banyak public figure yang sudah memulai bisnis kosmetik sejak usia muda,” jelasnya, dalam diskusi dengan awak media di Bogor, Sabtu (26/10).

Ia menambahkan, ada beberapa kemudahan dalam memproduksi kosmetik melalui perusahaan jasa maklon, di antaranya: tidak perlu membangun pabrik sendiri, tidak perlu merekrut dan mengurusi karyawan atau SDM, efisien dalam biaya, tidak perlu repot mengurusi kelegalan produk, tidak perlu turun tangan langsung dalam proses produksi dan dapat focus dalam menyusun strategi pemasaran produk.

Artikel Terkait
1 daripada 17

“Dalam berbisnis, seseorang harus pandai dalam membaca pasar agar dapat mengetahui produk yang sedang dibutuhkan dan diminati oleh masyarakat. Kaum milenial dapat memulai bisnis kosmetik dengan memiliki produk-produk yang serupa dengan produk yang sedang booming, misalnya kosmetik atau skin care Korea,” terang Prof. Erliza.

Lebih lanjut diungkapkan beberapa keunggulan yang menjadi alasan seseorang untuk memulai membuat produk kosmetik milik sendiri bersama PT Adev Natural Indonesia: Tim PT Adev Natural Indonesia akan senantiasa memberikan respon yang cepat; pemberian sampel produk gratis hingga dua kali kesempatan revisi; formula produk yang telah teruji dan terpercaya memiliki khasiat; kelegalan yang terjamin; dan formula produk yang dapat disesuaikan dengan keinginan konsumen.

Sedangkan untuk memulai maklon kosmetik, lanjut dia, di PT Adev Natural tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar.

Modal awal yang dibutuhkan oleh konsumen kurang lebih Rp20 juta mulai dari proses pengembangan formula, proses produksi, desain kemasan, pengurusan kelegalitasan hingga pengiriman barang kepada konsumen.

Hingga saat ini, Adev sendiri sudah menangani maklon kosmetik sebanyak 200 merek.

Namun, diakui Erliza, bahwa 80% diantaranya masih didominasi oleh penjualan produk sabun transparan sebagai pendorong pertumbuhan omset Adev. Sedangkan kesuksesan maklon kosmetik sendiri datang dari tiga sekawan, yakni Raja Prima Ganda Lubis, M. Akbar Alatas, dan Ahmad Priatna, pemilik dari Cloris, brand produk-produk perawatan khusus pria.

Brand yang didirikan pada Desember 2016 ini, memiliki dua produk unggulan yakni sabun batang dan hand & body lotion yang keduanya berbahan dasar alami.

Sejak tahun kemunculannya, Cloris hanya dijual ekslusif di internet, melalui sosial media.

Meskipun begitu, ternyata langkah tersebut menjadi strategi pemasaran yang dapat dikatakan sangat berhasil menarik minat masyarakat dan membuat produk Cloris terjual hampir ke seluruh daerah di Indonesia. (Edi Triyono)


Interested in writing for Jakartakita.com? We are looking for information and opinions from experts in a variety of fields or others with appropriate writing skills.
The content must be original on the following topics: lifestyle (beauty, fashion, food), entertainment, science & technology, health, parenting, social media, and sports.
Send your piece to redaksi@jakartakita.com