Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Film Horor ‘Ratu Ilmu Hitam’ Selipkan Pesan untuk Selalu Menjaga Kebersihan

681
foto : jakartakita.com/edi triyono

Jakartakita.com – Ada yang unik dari alur cerita di film horor berjudul ‘Ratu Ilmu Hitam’.

Dalam film yang naskah skenario-nya ditulis oleh Joko Anwar ini, ada produk yang ikut salah satu scene yakni penggunaan Antis, sebuah merek produk Hand Sanitizer (pembersih tangan anti kuman tanpa air).

Menyikapi hal tersebut, Chief Marketing & Sales Officer Enesis Group, Ryan Tirta Yudhistira mengaku surprise saat ada adegan dimana salah satu pemain, yaitu Eva memakai Antis spray karena takut ada bakteri pemakan daging.

Oleh karena itu, dirinya sangat senang karena ternyata ada kesadaraan pada sebagian masyarakat Indonesia dalam penggunaan hand sanitizer untuk hidup yang bersih dan sehat.

“Melalui film ini para penonton juga sebenarnya secara tidak langsung diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan. Maka dari itu, saya sangat mengapresiasi film ‘Ratu Ilmu Hitam’ ini,” ucap Ryan usai Nobar Film ‘Ratu Ilmu Hitam’ di Jakarta, Rabu (20/11).

Antis, sambung Ryan, merupakan pelopor hand sanitizer di Indonesia. Karena belum ada produk serupa yang mempunyai manfaat seperti Antis, hand sanitizer dalam bentuk gel dan spray yang mampu membunuh 99% kuman dalam waktu 4 detik, mengandung formula yang mudah menguap sehingga tidak tersisa ditangan, lembut di kulit karena mengandung moisturizer, dan harum di tangan.

Di kesempatan yang sama, Group Product Manager Antis, Tegar Baskoro juga memberikan apresiasi kegiatan Nonton Bareng Antis – Ratu Ilmu Hitam.

Artikel Terkait
1 daripada 10

Apalagi dalam film tersebut ada jalan cerita yang mengagumkan dan menarik yakni tentang Mysophobia.

Dijelaskan, Mysophobia adalah ketakutan berlebihan dan tidak masuk akal terhadap kontaminasi bakteri, kotoran, debu, kuman, dan risiko infeksi penyakit.

Mysphobia juga dikenal dengan fobia kuman atau fobia kotor.

“Dan di film ini, bisa terlihat jelas ada orang-orang yang memiliki mysophobia ini dan real ada di masyarakat. Adapun Antis hadir sebagai solusi atas bahaya kuman, baik untuk mereka yang Mysophobia atau yang tidak,” ungkap Tegar Baskoro.

Film yang disutradarai oleh Kimo Stamboel dan diproduksi oleh Rapi Films ini merupakan produksi ulang dari film bertajuk sama yang rilis tahun 1981 silam.

Menurut Kimo Stamboel, ide untuk tokoh Eva ini muncul dari naskah yang dibuat oleh Joko Anwar.

“Tokoh Eva ini memiliki sedikit masalah dengan kotoran, tetapi makin parah dikarenakan muncul bercak-bercak di kulitnya. Adapun ide pemakaian Antis ini dari saya pribadi. Saya ingin menggunakan pembersih tangan yang semprot dan sepengetahuan saya, yang ada hanyalah Antis,” ujarnya.

Sementara itu, Imelda Therinne selaku pemeran Eva mengaku termasuk orang yang memperhatikan kebersihan.

“Menurut saya, kebersihan tangan paling penting, karena aktifitas kita paling banyak menggunakan tangan, sehingga jika tangan kotor dampaknya bisa menyebar kemana-kemana. Kalau tidak ada wastafel, cara yang paling praktis, ya pakai hand sanitizer. Tangan bersih, bebas kuman, terus harum dan lembab,” tandasnya. (Edi Triyono)


Interested in writing for Jakartakita.com? We are looking for information and opinions from experts in a variety of fields or others with appropriate writing skills.
The content must be original on the following topics: lifestyle (beauty, fashion, food), entertainment, science & technology, health, parenting, social media, and sports.
Send your piece to redaksi@jakartakita.com