Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

ABUJAPI Gandeng Perusahaan Fintech Hadirkan Solusi Permasalahan Gaji Karyawan

0 5,249

Tiket Pesawat Murah Airy

foto : istimewa

Jakartakita.com – Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menjalin kerjasama dengan Kaching Finance Technology, perusahaan financial technology (fintech) peer to peer landing.

Bentuk kerjasama ini terkait pengamanan keuangan internal perusahaan yang tertuang dalam memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani kedua belah pihak serta disaksikan perwakilan dari pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Ketua ABUJAPI, Agoes Dermawan mengatakan, jasa pengamanan membutuhkan dana segar saat tanggal tua, untuk tetap membayar gaji kepada setiap karyawannya.

Sementara pihak user yang bekerjasama dengan perusahaan jasa keamanan belum membayar saat tanggal tertentu.

“Untuk itu, kami mencoba kerjasama dan ada peluang baik. Kami jasa kelola SDM. User boleh telat, tapi kita nggak boleh telat. Bertahun-tahun keluhan, Alhamdulillah, ada solusi sinergi dengan fintech Kaching untuk bersama-sama memberikan nilai positif,” jelas Agoes.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, pemilihan terhadap fintech peer to peer lending berdasar faktor kemudahan. Berbeda dengan perbankan, yang memiliki banyak syarat birokrasi.

Menurut dia, cashflow perusahaan terbantu dengan adanya pinjaman online yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini.

Artikel Terkait
1 daripada 48

Bahkan, dengan hanya bermodalkan invoice perusahaan, fintech ini bisa menggelontorkan kredit.

“Nilainya sesuai kebutuhan mulai Rp200 juta hingga Rp1 miliar,” katanya.

Nantinya, pihaknya sebagai pengontrol perusahaan-perusahaan yang akan meminjam ke fintech.

Ia menjamin bahwa anggota asosiasinya tidak akan lari dari tanggung jawab karena invoice jaminannya.

Di kesempatan yang sama Daniel Tan selaku Founder and CEO Kaching Finance Technology menyampaikan bahwa pihaknya memberikan keluasan kepada anggota ABUJAPI untuk meminjam dengan jaminan invoice.

“Dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat membantu perusahaan satpam mendapatkan gaji ontime,” katanya.

Sementara itu, OJK menyambut positif kerjasama ini. Menurut Alvin Taulu selaku Kepala Bagian Sub Fintech OJK, kerjasama ini cukup menarik, karena baru kali ini ada satu fintech yang melirik jasa pengamanan untuk diajak kerjasama keuangan.

“Selamat, semoga kerjasama ini akan menjadi salah satu tonggak bersejarah,” tandas Alvin.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More