Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Mentan : Toko Tani Berfungsi Sebagai Stabilizer Harga

696
foto : istimewa

Jakartakita.com – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengunjungi Toko Tani Indonesia Center (TTC) di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Jl. Dr Ratulangi Makassar, Selasa (21/4).

“Hadirnya Toko Tani atau Pasar Tani fungsinya adalah sebagai stabilizer agar harga dapat terjaga, dan berjalan normal,” kata SYL.

TTIC, menurut Mentan SYL, adalah upaya Kementerian Pertanian untuk memberikan kemudahan pembeli mendapatkan 11 komoditas bahan pangan pokok dengan harga terjangkau dan berkualitas.

“Kami sudah bekerja sama dengan angkutan online. Ibu-ibu yang ada di rumah tinggal menggunakan aplikasinya, belanja aman dari rumah seperti instruksi Bapak Presiden Joko Widodo. Tapi kalau belanja langsung di TTIC, tentu wajib menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mentan SYL mengingatkan kepada pengunjung yang berbelanja untuk mematahui protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.

“Selamat berbelanja, jangan lupa jaraknya dijaga jangan terlalu dekat-dekatan. Sesampainya di rumah nanti langsung cuci tangan,” kata SYL.

Artikel Terkait
1 daripada 43

Ditambahkan, ketersediaan sayur, beras dan bahan pangan untuk Ramadhan dan Lebaran menurutnya cukup. Ia berharap, masyarakat tidak khawatir dan panik.

Mentan SYL juga sempat berbincang dengan masyarakat yang datang sekaligus minta dukungan untuk pembangunan pertanian ke depan.

“Kita mohon dukungan dari bapak dan ibu semua. Ke depan, paska Covid-19 ini ada tantangan yang mesti kita hadapi, yaitu kekeringan. Mohon doa-nya. Kita sudah siapkan irigasi, embung, pompa air. Mudah-mudahan atas izin Allah SWT, kita semua dapat melewatinya dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Helda Desrianti, salah satu pembeli yang tinggal di Jl. Cendrawasih, Kota Makassar menyampaikan rasa puasnya berbelanja di TTIC.

“Kualitas sayurannya bagus dan segar. Harga memang lebih murah tapi ada juga beberapa yang hampir sama,” katanya.

Adapun Syahril, mitra usaha TTIC Makassar mengatakan, bahwa sayuran yang ia jual, didatangkan dari Malino, Sinjai dan Enrekang. 

“Saya belum sampai 2 bulan sebagai mitra. Alhamdulillah, respon masyarakat sekitar sini tinggi. Dan setiap hari ramai dikunjungi pembeli,” katanya. (Edi Triyono)


Interested in writing for Jakartakita.com? We are looking for information and opinions from experts in a variety of fields or others with appropriate writing skills.
The content must be original on the following topics: lifestyle (beauty, fashion, food), entertainment, science & technology, health, parenting, social media, and sports.
Send your piece to redaksi@jakartakita.com

Open chat
1
Hello can we help you?
Powered by