Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Musisi Chossy Pratama Akui Terinspirasi Puisi Jalaludin Rumi & Khalil Gibran Dalam Mencipta Lagu ‘Ya Tuhan’

0 5,383

Tiket Pesawat Murah Airy

foto : istimewa

Jakartakita.com – Chossy Pratama, musisi senior yang karya lagunya banyak mengisi soundtrack sinetron-sinetron di layar kaca televisi, baru saja menciptakan lagu terbarunya yang berjudul ‘Ya Tuhan’.

Lagu yang dirilis di IslamicTunesCloud pada Selasa, 2 Juni 2020 ini, dinyanyikan oleh Al Jawaher – grup nasyid popular di Singapura, featuring Dewi Yull.

Menurut Chossy, sumber inspirasi lagu ‘Ya Tuhan’ berasal dari puisi-puisi Jalaludin Rumi dan Khalil Gibran, yang memang sangat disukainya.

Artikel Terkait
1 daripada 19

“Aku sangat menyukai puisi-puisi Jalaludin Rumi dan Khalil Gibran, yang banyak mengubah pandanganku mengenai alam semesta dan kehidupan. Di lagu ‘Ya Tuhan’, aku mencoba bercerita tentang dunia yang penuh dengan masalah, dan mencoba mencari penyebabnya. Pada akhirnya aku menyadari, bahwa aku tidak akan mungkin mencari jawaban hakiki, karena pada akhirnya aku sendirilah yang harus mawas diri,” tuturnya, saat diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya, baru-baru ini.

Lebih rinci diungkapkan, pada lirik di bagian awal, seolah aku bertanya pada Tuhan, kenapa semua ini terjadi. Tapi pada chorus, lirik nya berbunyi seolah kulelap di tepi sungai yang jernih, namun bibirku kering, dalam kehausan akan cinta-Mu. Aku hanya mengucapkan Tuhan di bibir, tapi hatiku hampa. Di bagian bait akhir liriknya, ajarilah aku bertobat, menggambarkan betapa akhirnya aku sadar bahwa jiwaku terpenjara, dan memohon pertolongan Tuhan untuk mengurai perangkap jiwaku. Intinya kita tidak boleh sombong, dan menganggap bahwa kita sudah mengerti segalanya. Karena tidak ada yang lebih tahu dan lebih besar dari Dia,” ungkap Chossy.

“Aku memang diminta untuk menggubah dua lagu untuk Al Jawaher, dan salah satunya adalah lagu ‘Ya Tuhan’,” jelasnya lagi.

Asal tahu saja, beberapa karya lagu Chossy yang cukup terkenal, antara lain; Kesan di Matamu (Chrisye), Asmara (Novia Kolopaking), Kau dan Aku (Krisdayanti), Sungguh (Ozy Syahputra), dan Penari (Dewi Gita). (Muhammad Fadhli)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Open chat
1
Hello can we help you?