Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Survei: Kota Medan Sebagai Daerah dengan Kenaikan Harga Rumah Tertinggi di Indonesia

1,254

Tiket Pesawat Murah Airy

foto : istimewa

Jakartakita.com – Sinyal positif akan perbaikan sektor properti di Tanah Air terus terlihat, salah satunya dari tren pasar rumah seken.

Data internal Flash Report yang disajikan oleh tim analis Rumah123.com berhasil menyajikan fakta unik yang didukung dengan statistik paling akurat, berbekal market share 99 Group yang membawahi Rumah123.com dan 99.co, yang mencapai lebih dari 70 persen property e-commerce di Indonesia.

Dalam siaran pers, Selasa (22/2), Wasudewan selaku Deputy CEO 99 Group memaparkan, sebagai laporan pasar properti jenis rumah seken, Flash Report senantiasa menghadirkan update data paling komprehensif dan mudah dipahami oleh publik. Baik media, profesional real estate, developers, agen, hingga para pebisnis properti, dapat menemukan informasi menarik di setiap edisi Flash Report Rumah123.com.

Lebih lanjut dijelaskan, mengawali tahun Macan Air ini, kenaikan harga pasaran untuk tipe secondary listing rumah tapak terbilang cukup tipis di angka 0,1 persen, dengan suplai yang merangkak 4,5 persen dibanding periode Desember 2021.

Pergeseran rentang waktu secara tahunan atau year-on-year juga memperlihatkan kenaikan harga rumah seken sebesar 3,5 persen dengan komparasi ke Januari tahun 2021 lalu.

Artikel Terkait
1 daripada 3,510

Sama seperti edisi sebelumnya sampel kota besar yang dijadikan referensi di Flash Report kali ini tersebar di Jawa, Sumatera, Bali, hingga Sulawesi.

Dari 13 kota yang diamati, 12 di antaranya mengalami peningkatan harga year-on-year, dengan Kota Medan memimpin sebagai daerah dengan kenaikan harga rumah tertinggi, yakni mencapai 15,6 persen.

“Naiknya harga di Kota Medan yang cukup signifikan pada Januari 2022 ini, beserta area lainnya yang kami pantau, berhasil menunjukkan fase pemulihan dan kebangkitan industri properti yang sedang berlangsung,” jelas Wasudewan.

Sementara itu, lanjutnya, di Jabodetabek secara month-on-month, Jakarta, Depok, dan Bogor mengalami kenaikan harga sebesar 0,4%, 0,6%, dan 0,7% berurutan.

Dua daerah favorit para pencari properti, Tangerang dan Bekasi, justru mengalami penurunan harga sebesar 0,3% dan 0,2% berurutan.

Adapun untuk kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa, secara month-on-month, harga rumah seken di Bandung dan Surabaya bertumbuh 0,2% dan 0,1% berurutan. Sementara harga di Semarang, Yogyakarta, dan Surakarta turun 0,4%, 1,8%, dan 0,5% berurutan.

“Volume suplai rumah seken meningkat 4,6% di Januari 2022 dari Desember 2021, menurut Indeks Suplai Rumah Seken di Rumah123.com. Namun jika dilihat dari perbandingan antara tahun ke tahun, volume suplai 16,3 persen lebih tinggi dibandingkan dengan Januari 2021,” pungkas Wasudewan. (Edi Triyono)

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More