Take a fresh look at your lifestyle.

Pengacara yang Juga Penyanyi, Deolipa Yumara Tampil Memukau di Konser ‘Nyanyian Penyatu Negeri’

0 1,893
foto : jakartakita.com/edi triyono

Jakartakita.com – Mantan Kuasa Hukum Bharada E, Deolipa Yumara mendadak viral di publik Indonesia terkait upaya pengungkapan kasus penembakan Brigadir J.

Meski Deolipa menjadi pengacara Bharada E tidak sampai satu minggu, ia menjadi populer karena sosoknya yang vokal.

Menariknya, Deolipa Yumara ternyata tak hanya berprofesi sebagai pengacara, tetapi juga seorang musisi yang membentuk grup band Deolipa Project yang beraliran country rock.

Dalam konser yang mengusung tema “Nyanyian Penyatu Negeri” di Birawa Assembly Hall, Bidakara Hotel, Jakarta Selatan, Senin (22/08) malam, Deolipa membuka penampilannya dengan membawakan lagu Pancasila Rumah Kita milik mendiang Franky Sahilatua.

“Almarhum Franky Sahilatua adalah penyanyi pemersatu bangsa Indonesia. Saya akan menyanyi untuk almarhum, tapi saya tetap akan memberikan royalti kepada keluarganya atas lagu yang saya nyanyikan ini,” ucap Deolipa.

Adapun grup band Deolipa Project terdiri dari Deolipa Yumara, pendiri sekaligus vokalis, Irul (Lead Gitar), Eta (Gitar 2), Denovan (Drum), dan Ilham (Keyboard dan Synthesizer).

Deolipa Yumara yang memiliki nama asli Olive Yumara ini juga terampil sebagai pencipta lagu.

Deolipa Project tercatat memiliki satu album penuh dan satu album single. Tahun 2018, mereka juga pernah merilis single berjudul, Cengkeroeng Ditangkap KPK.

Related Posts
1 daripada 2,237

Setahun kemudian, mereka merilis lagu; Mencari Kasih 1, Ke Tanah Jawa, Tak Bisa Kembali dan yang lainnya.

Album yang masuk ke dalam kategori genre pop itu dirilis oleh RMV Records.

Lebih lanjut Deolipa menegaskan, bahwa dirinya menggelar konser bukan aji mumpung setelah menjadi sorotan publik sebagai pengacara Bharada E.

Dia mengaku, mempersiapkannya konser sudah sejak tahun lalu, namun tertunda pelaksanaannya akibat pandemi.

“Rencana saya mengadakan konser ini sudah lama, cuma karena Covid-19 sempat tertunda. Pas bulan Juni, saya rencanakan bulan Agustus dengan tim. Ndilalahnya, ada kejadian Sambo,” bebernya.

Bermusik sekaligus menjadi pengacara merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan dalam diri Deolipa.

Dia pun mengaku menjalaninya dengan enjoy.

Seperti ditunjukan dalam gelaran konsernya, dimana dengan rambut panjangnya, Deolipa Yumara tampil maksimal membawakan lagu demi lagu.

Seperti lagu Ibu Pertiwi, Preman Tanah Abang dan Mencari Kasih. Saat menyanyikan lagu-lagu tersebut, Deolipa turun dari atas panggung dan membaur bersama para penonton.

Ia bahkan mengajak penonton untuk bernyanyi bersama, di konser yang dihadiri kurang lebih 300 penonton. (Edi Triyono)

Tinggalkan komen