Take a fresh look at your lifestyle.

Mengenal HRD Lebih Dalam, Bukan Hanya Mengurus Gaji Tapi Ternyata Ini Tugasnya

0 5,416

Jakartakita.com – HRD adalah salah satu profesi yang sudah umum sekali kita dengar, kita kenal HRD sebagai seseorang yang merekrut dan mengurus gaji. Hal itu sepenuhnya tidak salah, tapi ternyata HRD punya tugas lebih dari itu.

Seorang HRD punya peran penting juga dalam membina dan membantu karyawan dalam mengembangkan keterampilan, kemampuan, serta pengetahuannya.

Untuk Anda yang ingin mengetahui lebih jauh tentang HRD dan dunianya, mari simak artikel berikut ini!

Apa itu HRD?

HRD adalah human resource development yang berarti manajemen sumber daya manusia. HRD merupakan departemen atau divisi yang menangani karyawan dan punya tugas mengembangkan keterampilan, kemampuan dan keahlian karyawan di perusahaan.

Sebagai divisi yang berkaitan dengan tenaga kerja perusahaan, HRD punya fokus utama dalam pengembangan tenaga kerja agar bisa membantu perusahaan mencapai tujuannya.

Pengembangan tenaga kerja ini bisa dilakukan dengan pelatihan, pengembangan karier, pendampingan karyawan, dan banyak lainnya.

Apa Saja Tugas Seorang HRD

Di perusahaan, HRD punya begitu banyak tugas, termasuk mengurusi hal-hal administratif perusahaan. Namun, tugas administratif tentu saja hanyalah sebagian kecil dari tugas HRD, berikut ini beberapa tugas lainnya dari seorang HR.

1. Melakukan perencanaan perekrutan

2. Melakukan perekrutan

3. Menyusun rencana pelatihan

4. Mengelola data administrasi perusahaan

Skill yang Harus Dimiliki HRD

Untuk menjadi seorang HRD profesional, tentunya ada beberapa skill yang perlu Anda kuasai, hal ini penting demi menunjang tugas-tugas Anda. Berikut ini beberapa skill yang dapat membantu Anda menjadi HR professional.

1. Mengerti Alur Bisnis Perusahaan

Skill ini sangat penting dan dibutuhkan oleh seorang HR. Ia harus memahami tujuan perusahaan, visi dan misi perusahaan, serta memahami seperti apa budaya kerja perusahaan.

Dengan skill ini, HRD bisa membantu perusahaan untuk mampu bersaing dan kompetitif.

2. Menyusun Strategi

Related Posts
1 daripada 5,444

Hari ini HRD tidak hanya punya tugas dalam mengurus hal-hal administratif, tapi ia juga punya tugas dalam menyusun strategi baik itu terkait gaji, kompensasi, dan juga proses perekrutan karyawan.

3. Menyeimbangkan Kepentingan

HRD harus juga punya skill untuk menyeimbangkan banyak kepentingan. Baik itu kepentingan untuk melindungi dan membina karyawan dan kepentingan perusahaan.

Segala kepentingan itu harus diseimbangkan dan tidak ada yang berat sebelah. Apabila HR tidak bisa menyeimbangkan maka akan terjadi permasalah yang merugikan perusahaan.

4. Multitasking

HRD juga dituntut untuk mampu multitasking. Ini karena mereka harus mengerjakan beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaan. Mereka harus mampu mengerjakan beberapa tugas tersebut dengan cepat, tepat, dan tetap fokus dan teliti.

5. Menguasai Teknologi

Skill yang tidak kalah penting lainnya adalah seorang HRD juga harus bisa menggunakan teknologi. Apalagi saat ini perusahaan sudah mulai melakukan digitalisasi dengan menggunakan software HRD.

Sehingga, nantinya beberapa tugas HR tidak lagi dikerjakan secara manual tapi dengan bantuan software HRD.

Jenjang Karier dan Kisaran Gaji HRD

HRD memiliki jenjang karier yang menjanjikan. Posisi ini hampir ditemukan di semua perusahaan dengan berbagai nama. Sehingga Anda tidak perlu khawatir masalah jenjang karier.

Berikut ini gambaran jenjang karier seorang HRD.

1. Staf Rekrutmen

2. Staf payroll

3. Training and development

4. HR Business Partner

5. HR Manager

6. Chief HR Officer

Selain jenjang karier yang menjanjikan, seorang HRD juga punya gaji yang cukup tinggi. Untuk tahun pertamanya, seorang HRD bisa mendapatkan gaji 5 juta per bulan. Tentunya ini akan terus meningkat seiring dengan pengalaman dan skill yang dimiliki. Apalagi bila mereka sudah memiliki sertifikasi HRD.

Nah, itu dia penjelasan mengenai HRD, bagaimana sekarang Anda semakin mengertikan bahwa tugas human resource department bukan hanya merekrut, mengurus gaji, tapi punya peran penting lainnya.

Tinggalkan komen